Car TipsHighlightTips

4 Gejala yang Menandakan Kompresor AC Mobil Mulai Bermasalah

Kompresor AC yang bermasalah bisa membuat kinerja AC menjadi terganggu atau bahkan tidak berfungsi. Kenyamanan Anda pun jadi taruhannya

Autoride – Berkendara dan bermacet-macet ria saat siang hari tanpa kehadiran pendingin ruangan atau AC? Tentu terbayang betapa tidak nyamannya kondisinya. Ilustrasi tersebut cukup menggambarkan betapa pentingnya fitur AC. Namun tak sedikit pemilik mobil yang kerap melupakan perawatan komponen pendingin kabin mobil, salah satunya adalah kompresor AC.

Fungsinya sendiri merupakan piranti yang bertugas untuk menyalurkan uap refrigerant atau freon dalam tekanan tinggi untuk disirkulasikan bersamaan dengan udara. Tujuannya tak lainn untuk menghasilkan udara yang sejuk atau memiliki suhu lebih rendah.

Your Community Partner

–> Penyebab Mesin Motor Cepat Panas & Keluarkan Bau Sangit

Usia kompresor sendiri memang relatif panjang. Jika dalam keadaan normal, kompresor AC bisa memiliki usia pakai antara 5 hingga 10 tahun. Namun jika sudah mulai bermasalah, komponen satu ini juga akan menimbulkan beberapa gejala. Untuk itu, Autoride akan membahas seputar gejala kompresor AC ketika mulai bermasalah. Sehingga Anda bisa segera mengecek kondisinya dan terhindar dari kerusakan yang lebih serius.

1. Bunyi kasar
Kompresor AC-2
Kompresor AC yang berisik atau “ngorok” menandakan usianya yang tak lagi lama

Salah satu gejala kompresor yang mulai bermasalah adalah timbulnya bunyi kasar atau yang dikenal dengan istilah ‘ngorok’ saat AC pertama kali dihidupkan. Bunyi kasar ini menandakan bahwa komponen internal pada kompresor yang sudah aus atau bahkan rusak. Lebih detailnya, suara kasar diakibatkan dari piston atau bearing sudah aus hingga oli kompresor yang berkurang atau sudah jelek kualitasnya. Jika mendengar suara kasar saat dihidupkan, lekas periksa kondisi AC di bengkel terdekat.

2. Suhu AC perlahan berkurang kesejukannya

Gejala ini dikenal dengan istilah ‘kehilangan kompresi atau tekanan’ akibat kerja kompresor sudah mulai lemah. Saat pertama kali dinyalakan, memang terasa norma suhunya, namun perlahan berkurang kesejukannya. Jika dibiarkan, tekanan kompresor bisa hilang sama sekali dan AC menjadi tidak dingin bahkan saat pertama kali dinyalakan.

3. Kebocoran pada freon

Kebocoran pada freon juga bisa menjadi gejala kompresor AC mulai lemah atau bermasalah. Gejala ini menandakan uap freon tak tersalurkan dengan optimal oleh kompresor. Jika terus dibiarkan, maka freon akan habis dalam hitungan bulan. Selain itu, kebocoran pada freon juga berbahaya jika terlalu lama terhisap oleh pengemudi atau penumpang, karena akan menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan. Bahkan kemungkinan terburuk dapat membuat tekanan darah meninggi hingga kerja jantung yang terganggu.

Kompresor AC-3
AC kurang dingin bukan hanya dari freon, namun juga menandakan masalah pada kompresor AC
Your Community Partner

–> Modifikasi All New Aerox 155: Gaya Hedon Tambah Selera Berkendara

4. Suhu AC kadang dingin, kadang panas

Suhu AC yang kadang dingin lalu panas lalu dingin kembali menjadi salah satu gejala kompresor AC yang sudah mulai bermasalah. Umumnya komponen magnetik clutch-nya sudah lemah. Gejala tersebut awalnya terasa jarang terjadi, hingga kondisi magnetik clutch sudah terlalu lemah, maka suhu AC akan terasa panas, karena sirkulasi udara dan uap freon yang terganggu. (Foto: Istimewa)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *