Teknologi Dijiplak, Elon Musk Beri Apresiasi Pabrik Mobil di Cina
Hubungan Elon Musk Cina nampaknya mulai membaik setelah pendiri Tesla tersebut memberikan pujian terhadap pabrik mobil di Negeri Tirai Bambu
Autoride- Momen tersebut tersaji dalam acara Kongres Kendaraan Energi Baru Dunia yang bertempat di Wenchang, Pulau Hainan, Cina. Di mana meski memberikan sambutan secara virtual, Elon Musk memberikan pujian setinggi langit terhadap industri otomotif Cina yang dinilai berkembang sangat pesat, khususnya mobil listrik.
“Cina adalah pasar terbesar dan paling dinamis di seluruh dunia untuk segmen mobil listrik. Ini adalah potensi besar untuk pertumbuhan masa depan di sektor ini,” beber Musk dikutip Piston.
–> Ultah HAI Makassar ke-2 Tahun Digelar Sederhana dengan Syukuran Internal Member

Bahkan, secara terbuka pria berusia 50 tahun tersebut memberi apresiasi terhadap kompetitornya, yakni pabrikan mobil listri Nio yang jelas-jelas ‘meniru’ teknologi Tesla. “Sentimen dan dukungan besar di Cina untuk elektrifikasi kendaraaan adalah titik balik yang belum pernah saya lihat. Saya sangat menghormati pabrikan di Cina dengan cara mereka menjalankan teknologi ini,” sambung Musk.
Padahal, sebelumnya hubungan Elon Musk dan Cina sangat panas karena aksi boikot mobil Tesla. Kejadian pertama terjadi pada Maret 2021 lalu, di mana semua mobil Tesla dilarang parkir di dekat markas militer Cina. Cina beralasan mobil Tesla mampu mendeteksi informasi rahasia melalui kamera keamanan mobil sehingga dianggap berbahaya.
–> Review Hyundai Staria: MPV Bongsor yang Futuristik
Kemudian, sebulan kemudian, di ajang Shanghai Motor Show. Terdapat seorang pria Cina yang merusak mobil Tesla lewat aksi demonstrasi tunggal. Belum lagi, beberapa pabrikan yang menjiplak teknologi canggih milik Tesla, diantaranya Nio dan Xpeng. (Foto: Piston)


