HighlightMotorcycle TipsTips

Simak 6 Tips Memilih Jas Hujan Terbaik untuk Rider

Jas hujan merupakan bawaan wajib untuk para biker memasuki musim hujan seperti sekarang. Lantas bagaimana cara memilih jas hujan yang baik?

Autoride – Jas hujan merupakan perlengkapan wajib dibawa oleh para rider, tidak hanya di musim penghujan saja tentunya. Pasalnya, bisa saja tiba-tiba turun hujan sehingga Anda tidak perlu panik menghadapi hal tersebut. Sayangnya, masih banyak rider yang menyelepekan hal ini. Banyak yang memilih jas hujan secara sembarangan. Padahal, jas hujan merupakan salah satu komponen keselamatan yang penting, khususnya di musim hujan. Berikut Autoride rangkumkan untuk Anda tips atau cara memilih jas hujan terbaik.

1. Jangan Memilih Jenis Ponco

Cara memilih jas hujan yang pertama, Anda harus perhatikan saat hendak membeli jas hujan adalah jangan memilih jas hujan ponco. Biasanya, jas hujan jenis ini banyak dipilih karena bisa digunakan untuk lebih dari satu orang. Jadi saat hujan turun, pengendara dan pembonceng hanya memerlukan satu jas hujan.

Your Community Partner

–> Bagian Interior Mobil yang Sering Jadi Sarang Kuman & Virus

jas hujan-2
Jas ponco sangat berbahaya karena bisa tersangkut pada rantai

Untuk masalah ini memang ponco lebih efektif, namun untuk keselamatan, penggunaan ponco sangat tidak dianjurkan. Banyak kasus kecelakaan saat hujan yang disebabkan karena ponco. Desain yang panjang bisa menyebabkan bagian bawah ponco tersangkut di roda ataupun gir rantai motor sehingga sangat rawan menimbulkan kecelakaan.

Jas hujan yang disarankan adalah jas hujan dengan dua bagian, bagian atas untuk menutupi badan dan bagian bawah yang berfungsi menutupi bagian pinggang hingga kaki.

2. Pilih Bahan yang Nyaman

Penggunaan bahan dasar jas hujan yang nyaman akan membuat Anda tidak terganggu saat memakainya. Jangan gunakan jas hujan berbahan parasut atau bahkan plastik. Bahan parasut cenderung membuat Anda kepanasan dan tidak nyaman. Sedangkan bahan plastik lebih murah sobek sehingga tidak akan awet.

jas hujan-3
Pilih jas yang memiliki bahan nyaman ketika dipakai

Disarankan, jas hujan yang dipilih bercoating glossy atau bening yang anti-embun. Atau bahan polyvinyl chloride (PVC) juga bisa menjadi pilihan karena bahan ini dinilai lebih kedap dibanding bahan lainnya.

3. Perhatikan Posisi Resleting
Your Community Partner

Tips memilih jas hujan terbaik selanjutnya adalah memilih jas hujan yang menggunakan retsleting berbahan tembaga atau kuningan. Jika retsleting berbahan tembaga ataupun kuningan sulit ditemukan, Anda bisa memilih jas hujan dengan retsleting berbahan besi.

Penutup pada bagian resleting juga diperlukan pada jas hujan agar air tidak masuk melalui sela-sela resleting. Yang perlu dihindari adalah resleting yang menggunakan plastik sebagai bahan dasar.

jas hujan-5

4. Jahitan

Keempat, jangan pilih jas hujan yang menggunakan jahitan pada tiap bagiannya. Jahitan pada jas hujan akan menyebabkan air hujan masuk atau rembes ke dalam. Pastikan pada bagian tersebut terdapat penutup seperti yang sudah disinggung pada poin sebelumnya.

5. Warna Terang

Pilihlah jas hujan dengan warna terang. Hal ini diperlukan agar pengguna jalan lain dapat melihat keberadaan Anda di jalan. Warna gelap pada jas hujan mungkin akan masih terlihat jika intensitas hujan tidak besar, maka hal itu tak menjadi masalah. Namun jika intensitas hujan terbilang besar, maka warna terang akan memudahkan pengendara lain karena warna terang mudah dilihat, terutama di malam hari.

jas hujan-4
Warna terang membantu Anda bisa terlihat oleh pengguna jalan lain saat malam hari

Warna terang pada jas hujan juga akan membuat Anda lebih aman. Jika jas hujan tidak memiliki warna terang, maka usahakan cari jas hujan yang memiliki reflektor. Reflektor berfungsi untuk memantulkan kembali cahaya yang datang.

–> YNCI Gorontalo Rayakan Ultah ke-5, Dihadiri Seribu Riders

6. Tahan Air

Sebaiknya pilih jas hujan dengan tingkat waterproof yang mumpuni alias tahan terhadap tekanan air yang tinggi, seperti saat hujan deras contohnya. Kemampuan menahan tekanan air yang tinggi membuat air tidak mudah merembes ke dalam jas hujan.

Biasanya produsen jas hujan berkualitas akan memberikan spesifikasi tingkat resistensi jas hujan pada air, di kemasannya. Pilih jas hujan dengan tingkat resistensi air 10.000 MM, karena akan membuat tubuh tetap kering. Meski harus berkendara di bawah guyuran hujan. (Foto: Istimewa)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *