Dilarang Istri, Presdir & CEO Yamaha Indonesia (Minoru Morimoto) Pensiun Balap
Yamaha Endurance Festival 2021 di Sentul International Circuit pada 18-19 Desember 2021 lalu menjadi balapan terakhir Minoru Morimoto.
Autoride – Pertarungan balap ketahanan selama 2 jam pada 3 kelas menggunakan motor YZF-R15 dan YZF-R25 berjalan sengit di lintasan sirkuit yang kering tanpa terganggu hujan yang turun saat race berakhir. Para peserta baik rider profesional maupun komunitas menikmati sensasi endurance di Yamaha Endurance Festival 2021 ini. Salah satu pembalap yang tampil apik adalah Minoru Morimoto.
Yamaha Endurance Festival 2021 memberikan pengalaman yang sangat berharga. Baik itu terkait gaya start ala Le Mans Style, strategi tim dalam penentuan rider pertama dan rider kedua ataupun menjaga keawetan ban dan menciptakan waktu yang kompetitif dalam setiap lap.
Animo luar biasa dengan 107 Starter yang ikut meramaikan Yamaha Endurance Festival 2021, merupakan gambaran semangat yang ditunjukkan para pembalap dan komunitas yang haus akan balapan setelah absen karena pandemi.
Jumlah starter di tahun ini merupakan jumlah starter tertinggi dibandingkan musim balap 2018 dan 2019. Event pun berjalan lancar dan sukses, juga berkat kerjasama semua pihak yang terlibat untuk menerapkan protokol kesehatan di area kompetisi balapan ini.
Spesial di penghujung tahun, Minoru Morimoto selaku President Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), menyebutkan bahwa ajang Yamaha Endurance Festival 2021 menjadi balapan terakhirnya. Hal itu diumumkannya dalam Press Conference “The Last Race of Minoru Morimoto”.
Dalam keterangannya, pria kelahiran Osaka, Jepang 61 tahun lalu ini menerangkan pengalamannya di dunia balap sekaligus pensiun balapan di tahun 2021. Di Yamaha Endurance Festival 2021 ini Minoru Morimoto berduet dengan Shu Sato di Kelas Community Rider 155cc dengan hasil race menempati posisi ke-4.
“Sebenarnya balapan adalah olahraga untuk anak muda, saya tidak menyangka tetap bisa menjalaninya sampai usia 61 tahun. Minat kompetisi di Indonesia sangat tinggi, sehingga saya merasa sangat bersemangat selama bekerja untuk Yamaha Indonesia,” buka Minoru.
“Saya rasa Yamaha Endurance Festival pekan ini jadi balapan terakhir saya karena dilarang istri. Kata dia ‘papah sudah tua, tidak usah balap-balap lagi’, tapi saya tetap balapan,” sambungnya. (Maston/Foto: Tono)





