Yogi Anggriana Wakili HPCI Purwakarta Hadiri Gatnas HPCI 2022 di Bengkulu
Yogi Anggriana yang akrab disapa Goy, member dari Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Purwakarta hadir langsung dalam Gatnas HPCI 2022.
Autoride – Gathering Nasional (Gatnas) Honda PCX Club Indonesia (HPCI) digelar di Bengkulu pada tanggal 28 Mei 2022 lalu. Hadir ratusan bikers dari berbagai chapter HPCI. Salah satunya yang hadir di Gatnas HPCI 2022 adalah HPCI Purwakarta yang diwakili oleh Yogi Anggriana.
Goy dan seorang rekannya Deva dari HPCI Majalengka memulai perjalanan ke Bengkulu pada Kamis, 26 Mei 2022 malam, tepatnya jam 23:30. Dirinya melakukan start engine dari Purwakarta dan langsung menuju ke Pelabuhan Merak, Banten. Perjalanan meninggalkan Kota Purwakarta melalui rute Karawang – Bekasi – Jakarta – Serang – Pandeglang – Cilegon dan tiba di Merak sekitar jam 3 pagi.
Setelah menempuh peyeberangan sekitar 2 jam, Goy lalu tiba di Pelabuhan Bakauheni pada jam 05:00 (hari Jumat). Lalu melanjutkan perjalann menuju Kota Bandar Lampung dengan melintasi Kalianda Tarahan hingga sampai di Bandar Lampung dengan waktu tempuh 1,5 jam.
“Setibanya di Lampung, saya langsung memasuki rest point pertama yaitu markas besar HPCI Lampung yang saat ini dikomandoi oleh bro Aryo sebagai ketua chapter. Sambil bersilaturahmi, kami melakukan koordinasi terkait keberangkatan selanjutnya,” ujar Goy.
-> Tips Touring Jarak Jauh Menggunakan Sepeda Motor
Usai terjalin sebuah kesepakatan, Goy melanjutkan perjalanan pada jam 10:00 siang. Kali ini ada tambahan dari member HPCI Lampung, HPCI Cisadane, HPCI Bandung, HPCI Surabaya, HPCI Banten, HPCI Cikarang, dan HPCI Bekasi. Rombongan melewati Kabupaten Pringsewu dan Kota Agung. Hingga memasuki kawasan hutan bukit barisan yang terkenal dengan jalanan ekstrim.
“Sebelumnya kita akan melintasi tanjakan mayat. Di mana semua kendaraan terasa berat seperti ada daya maghnet yg kuat. Memasuki hutan bukit barisan saya disuguhkan sejuknya hutan tropis. Tak ada sinyal tak ada penerangan jalan dan tak jarang ada kerumunan monyet liar. Perjalanan untuk melintasi kawasan bukit barisan ditempuh dengan waktu 30 menit,” jelas Goy.
Lanjut menuju daerah Bengkunat dan kawasan pesisir barat daerah Krui yang sangat memanjakan mata. Karena jalanan di sana disuguhi dengan pemandangan deretan pantai pesisir barat yang sangat indah. Lalu menuju kawasan bukit barisan selatan yang menjadi hutan lindung yang harus mereka lewati.
“Dengan kontur jalanan yang berkelok dan kualitas jalanan yang tidak bagus, memaksa kami meningkatkan konsentrasi dalam berkendara. Setelah 40 menit kita disambut oleh jembatan manula yang menjadi batas Provinsi Lampung dan Bengkulu, tidak jauh dari jembatan kita disambut dengan gapura selamat datang Provinsi Bengkulu,” urainya.
-> Diskon Beli Mobil Suzuki Hingga Jutaan Rupiah
Akan tetapi, meski sudah disambut dengan gapura selamat datang, namun itu buka akhir dari perjalanan panjang mereka. Ternyata dari batas gapura Provinsi Bengkulu, mereka masih harus menempuh perjalanan ke kawasan obyek wisata Wahana Surya Bengkulu yang menjadi lokasi Gatnas HPCI selama 7 jam.
Melintasi Kota Bintuhan dan akhirnya perjalanan mereka tiba di lokasi tujuan akhir. Lalu mereka langsung istirahat di sebuah hotel yang direkomendasikan para bikers Sumatera, khususnya dari Paguyuban Motor Honda Bengkulu.
Trip day 2, setelah istrahat di hotel di daerah Kota Manna, Goy dan rekannya melanjutkan perjalanan yang menurut informasi tinggal 3 jam. Melewati Lubuklintang, Sukaraja dan akhirnya tiba di Kota Bengkulu. Setibanya di sana langsung bergabung dengan rombongan bikers lainnya untuk mengelilingi Kota Bengkulu dan menyisiri Pantai Panjang Bengkulu. Finish di area venue Gatnas HPCI. (Maston/Foto: istimewa)






