Genap 1 Tahun, Scooter Max Tangerang (SMT) Tetap Fokus Pada Kegiatan Sosial
Dalam menyambut hari jadinya yang pertama, Scooter Max Tangerang (SMT) tak membuat acara yang bersifat hura-hura.
Autoride – Tak banyak komunitas maupun klub sepeda motor yang punya pola pikir untuk fokus pada kegiatan sosial demi membantu sesama. Namun hal tersebut bisa kita temui pada keluarga besar Scooter Max Tangerang (SMT) yang juga baru saja menggelar syukuran untuk merayakan hari jadinya yang pertama.
Digelar pada Minggu, 11 Juli 2021 lalu, Scooter Max Tangerang (SMT) mengambil lokasi di Pondok Pesantren Ar-Roudhoh yang berlokasi di Kp. Babakan Lebak, Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten. Pondok pesantren tersebut merupakan pimpinan KH. Ahmad Nawawi.
“Dari awal kita bentuk Scooter Max Tangeran pada 5 April 2020 lalu, kita memang tidak pernah merencanakan saat ulang tahun dibikin dengan wah. Tapi lebih peduli kepada sekeliling kita dengan buget dari sumbangsih para member. Dan itu memang visi dan misi kami saat membentuk komunitas ini,” ungkap Arjuna Ireng, Founder SMT.
Lebih menggalakkan kegiatan sosial seperti menyantuni anak yatim piatu, kaum dhuafa, dan fakir miskin yang membutuhkan uluran tangan, memang menjadi fokus utama komunitas ini. Dengan tetap menyatukan perbedaan dalam sosial yang ada pada keluarga besar SMT.
-> Scooter Max Pandeglang (SMP) Deklarasi di Pondok Pesantren

“Percuma kita punya uang banyak, touring kemana-mana tapi kita tidak peduli dengan sekliling kita. Jadi kita di SMT tidak ada yang namanya touring, kalau pun ada yaitu touring sosial. Jadi misal ada bencana atau musibah di daerah mana maka kita akan hadir untuk membantu mereka,” sambung Arjuna Ireng.
Sementara saat menggelar syukuran ulang tahun, SMT merayakannya dengan memberikan donasi uang untuk pembangunan Pondok Pesantren Ar-Roudhoh. Peduli sosial menjadi tema yang diangkat dalam syukuran ulang tahun pertama SMT. Di mana mereka menyisihkan sedikit rejeki untuk kegiatan amal.
“Bisa bertahan sampai saat ini karena kita kompak dan saling jujur. Sejak awal saya cetuskan komunitas ini, selalu saya ingatkan tentang kejujuran dan keterbukaan, karena tanpa itu suatu organisasi tidak bisa jalan.”
“Alhamdulillah kegiatan syukuran ulang tahun ini bisa kita selenggarakan di pondok pesantren. Kita juga punya program ingin membangun pesantren ini sampai yang santri inginkan. Kita akan terus support dan mencari dana serta sponsor untuk pembangunan pesantren ini,” pungkas Arjuna Ireng.
Sementara itu, saat acara hadir berbagai komunitas dan klub seperti PADAKPA (Paguyuban Budak Pandeglang), MAXCO Indonesia, NXJB Cilegon, Nusantara Max Series (NMS) Pandeglang, Admin IBMI Jabodetabekten, Nusantara Max Series (NMS) Tangerang Barat, NXRTB Tangerang Barat, SCI Serang Banten, CSMJ Jakarta, AMSC Pandeglang, dan RMCJ Jakarta.(Maston/Foto: SMT)
-> Jangan Asal Beli, Begini Cara Bedakan Velg Replika dan Original Untuk Mobil




