Start dari Pit Lane, M. Yassin Kosasih: Yang Penting Poin
Muhammad Yassin Kosasih menjalani balapan di Putaran 2 MB Club INA – MOMRC 2024 penuh dengan perjuangan dan harus menggunakan ilmu ‘sabar’.
Autoride – Muhammad Yassin Kosasih atau M. Yassin Kosasih memang selalu menarik perhatian di setiap putaran balap MB Club INA – MOMRC 2024 yang menjadi bagian dari gelaran Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM).
Lagi dan lagi, salah satu pembalap andalan Gazpoll Racing Team tersebut terpaksa harus menjalani laga dari pit lane. Ini mengulang kejadian yang sama seperti pada Putaran 1 sebelumnya. Di mana pembalap dengan nomor lambung 269 ini juga harus memulai aksinya di Sirkuit Sentul melalui pit lane.
“Balapan kali ini memang saya merasa lebih sulit, yang pertama saya tidak ikut kualifikasi karena ada wisuda anak dan satu minggu sebelumnya kebetulan saya juga ada tugas perkerjaan. Jadi saya tidak bisa ikut latihan,” buka Yassin kepada Autoride.

Dalam perbincangan santainya dengan tim Autoride, Yassin menyebut jika dirinya sempat akan mengikuti sesi kualifikasi. Akan tetapi, niatan itu tak terlaksana sebab mobil balapnya Mercedes-benz W201/320 mengalami masalah.
“Saat kualifikasi saya sempat mau coba mobil, tapi ternyata masih ada kendala dan akhirnya tidak bisa mencoba mobil,” ujarnya. Hal itu menambah kesulitan tersendiri bagi Yassin. Terlebih lagi, dirinya memakai mobil balap garapan bengkel Barspeed dengan beberapa lini yang sudah mengalami upgrade.
“Gearbox sudah ganti, saya kan sebetulnya butuh penyesuaian. Tapi pada saat saya mau cobain mobil ternyata ada masalah brebet. Sehingga membuat saya harus ekstra hati-hati mengahadapi balapan kali ini. Kondisinya agak menyulitkan karena saya harus start dari pit stop,” urai Yassin.
Yassin pun harus puas dengan finish di posisi ke-4 baik di Kelas Avantgarde maupun secara overall. Bukan tanpa sebab dirinya hanya finish ke-4. Hal tersebut lantaran mobil masih belum fit. Yassin bercerita, hingga lap ke-5 mobil masih memiliki stamina mumpuni.
Namun memasuki lap ke-6, mobil bermasalah sehingga mengharuskan Yassin hanya bisa bertahan. “Yang penting saya kendalikan mobil ini hingga menyentuh garis finish dan saya tetap bisa meraih race point di balapan Putaran 2 ini,” jelas Yassin yang juga pemilik Jangkar Biru.
Sementara di balapan ETCC, Yassin yang memulai balapan dari grid 22 bisa finish ke-11 (overall). “Lap 4 mobil alami masalah, speed sudah tidak bisa ditambah hanya bertahan di rpm 5000. Tapi di Kelas Super Euro saya finish pertama,” pungkas Yassin. (Maston/Foto: Dok. M. Yassin)











