Perdana Tampil di ETCC, Jendy Muhammad Raih Juara Umum
Jendy Muhammad, pembalap BMWCCI Classic Register Motorsport berhasil menjadi Juara Umum ETCC pada kategori kelas 2000 Pro.
Autoride – Jendy Muhammad berhasil menyelesaikan Putaran 6 European Touring Car Championship (ETCC) 2024 yang menjadi bagian dari Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM). Hasilnya, pembalap dengan tunggangan mobil balap BMW E30 itu mampu mencetak gelar Juara Umum ETCC 2024 di Kelas 2000 Pro.
Perjuangan panjang yang akhirnya terbayarkan dengan hasil terbaik. Pada dua putaran awal, Jendy memang sempat terkendala. Bahkan bisa dibilang terpaksa harus absen lantaran mobilnya belum siap turun ke Sirkuit Sentul yang menjadi lokasi digelarnya balapan.
“Bersyukur banget di Putaran 6 bisa menyelesaikan balapan sampai finish di posisi satu dan balapan tanpa ada kendala,” buka Jendy saat berbincang dengan Autoride.

Pencapaian poin tertinggi hingga menjadi juara umum juga berkat penampilan Jendy yang mampu menjaga perolehan poin hingga Putaran 6 pada Minggu, 01 Desember 2024. Menariknya, ini merupakan musim perdananya turun balap di ETCC. Sebelumnya Jendy turun di balap BMW dan Retro.
“Di balap ETCC itu persaingan memang sangat ketat, banyak pembalap mudanya. Tapi justru itu menjadi sebuah tantangan bagi saya. Karena kita juga gak mungkin balapan dengan yang itu-itu saja pembalapnya. Kita juga harus ketemu dengan pembalap-pembalap yang lebih muda untuk terus mengasah skill. Karena balapan itu bicara jam terbang, kalau jam terbang banyak tentu pengalaman juga akan banyak,” jelasnya.
Dari enam putaran balap, menurut Jendy yang paling krusial adalah Putaran 3. Menurutnya, saat itu pada sesi latihan dirinya melakukan pergantian gearbox. Seketika mobil bisa melaju kencang. Namun saat babak kualifikasi, catatan waktunya justru paling jelek dan membuatnya start dari belakang.
“Akhirnya kita ubah lagi konfigurasinya. Saat balapan mobil bisa kenceng, tapi cuma sampai 8 lap. Tapi untungnya ketolong karena waktu itu ada kecelakaan, jadi safety car masuk sirkuit sampai akhirnya saya bisa finish di posisi pertama,” jelas Jendy, pembalap dengan nomor lambung 77.
Meksi berhasil membawa piala juara umum, namun Jendy akan tetap melakukan persiapan dengan baik. Pasalnya, tantangan di musim balap 2025 bisa saja semakin ketat. Apalagi ada niatan Jendy untuk pindah ke kelas 2000 Master.
“Tahun ini juara umum, evaluasi buat saya mesti menyiapkan mobil lebih mateng. Karena regulasi juga sangat ketat dan balapannya sangat kompetitif. Tapi semua pembalap mengahadapinya dengan profesional, jadi kita gak ada yang saling tabrak. Kita juga tetap menguatamakan safety. Ini yang saya suka,” pungkas Jendy yang sempat absen di Putaran 4. (Maston/Foto: Tono & Dok. ETCC)
















