Porsche Cayman Sempat Trouble, Ananda Berhasil Menangi Kelas R3 di Kejurnas Sprint Rally 2025 Semarang
Mengandalkan Porche Cayman, Novrianda Basyir dengan navigator Abdul Rachman S menangi balapan Putaran 3 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Sirkuit POJ City Semarang, Jawa Tengah.
AUTORIDE.CO.ID – Turun di Kelas R3, salah satu kelas grup neraka, Novrianda Basyir yang kali ini mendaulat Abdul Rachman sebagai navigator berhasil tampil menjadi yang terbaik. Mobil sport keluaran Jerman, Porsche Cayman masih menjadi andalan Novrianda Basyir saat tampil Kejurnas Sprint Rally Semarang.
Penampilan Ananda sepanjang 4 special stage (4SS) mampu memperbaiki catatan waktunya. Pada SS1 dengan kemasan waktu 04 menit 28.8 detik. Lalu di SS2 lebih cepat 4 detik di angka 04 menit 24.8 detik. Kemudian di SS3 dan SS4 tampil dengan torehan waktu yang sama yaitu 04 menit 16.3 detik.
Meski bisa menangi balapan, bukan berarti perjalanan Ananda berjalan mulus. Berbagai kendala mendera mobil balap Porsche Cayman sejak sesi latihan bebas pada Kamis, 29 Mei. Bahkan sempat terpaksa harus mendatangkan sparepart dari Jakarta.

“Hari Kamis kia dapet tiga kali practice. Ternyata pas practice pertama kita punya kendala safe mode trouble. Akhirnya mobil gak punya tenaga, gak ada speed. Akhirnya pas kita practice kedua baru banget start, gak jauh dari start, pas tikungan tiga, kontrol alam kita patah,” buka Ananda, pereli Delta Garage Racing Team.
Dengan kondisi mobil yang bermasalah, dari seharusnya tiga kali latihan bebas, akhirnya Ananda dan Arman hanya bisa menyempatkan diri di dua sesi latihan saja.
“Akhirnya kita ngirim sparepart dari Jakarta kesini untuk ganti kontrol alamnya. Kita bawa dua biji. Kontrol alam sebelah kiri sudah terpasang dan di hari berikutnya kita shakedown. Sempat hampir gak shakedown, tapi dipikir-pikir kalau kita gak shakedown nanti kita gak tahu kondisi mobil.”

“Akhirnya kita shakedown. Ternyata pas shakedown kita cek lagi mobilnya dan gak tahunya baut kontrol alamnya udah mulai patah karena busingnya gak kepasang jadi dol. Akhirnya kita dua kali ngirimin orang dari Jakarta untuk ngirim busingnya,” jelas Ananda.
Namun beruntung, balapan 4 special stage berhasil dilaluinya dengan baik dan berakhir di podium juara 1 di Kelas R3. Sedangkan overall result menduduki posisi 23.
Sementara soal Sirkuit POJ City Semarang, Ananda menyebut jika trek di sini memiliki beragam tantangan. “Treknya menurut saya bagus banget karena gravelnya itu tanahnya keras. Dan bener-bener gravel, dia ada kayak batu-batu yang dipadetin, batu-batu keras. Treknya juga menantang, lebih banyak tikungannya dibanding street-street-nya,” pungkasnya. (Maston/Foto: Dok. Delta Garage Racing Team)








