Car RacingHighlightRacing

Dewi Fortuna Belum Berpihak Kepada Adi Patriyadi dan Doddy Kurniawan di Kejurnas Sprint Rally Semarang

Adi Patriyadi dan Doddy Kurniawan tampil kompetitif di Kejurnas Sprint Rally Semarang, namun penalti teknis menggagalkan peluang bersaing di R1.

AUTORIDE.CO.ID – Putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 yang berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, Jawa Tengah, pada 6-7 Juni 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Adi Patriyadi dan navigator Doddy Kurniawan.

Mengandalkan Toyota Corolla DX yang baru selesai dibangun, pasangan ini tampil menjanjikan di kelas R1 meski pada akhirnya harus menerima hasil yang belum sesuai harapan.

Your Community Partner

Bagi Adi Patriyadi, lintasan di Semarang bukanlah tempat yang asing. Sebelumnya ia pernah merasakan ketatnya persaingan di kawasan POJ City dengan mobil dan kelas yang berbeda. Namun kali ini tantangannya jauh lebih besar karena harus beradaptasi dengan Toyota Corolla DX yang baru pertama kali digunakan dalam kompetisi nasional.

“Kali ini kami mencoba hal baru. Kami menggunakan Toyota Corolla DX di kelas R1 yang baru saja selesai dibangun. Karena itu kami tidak memiliki target tertentu karena masih ingin melakukan R&D terlebih dahulu,” ujar Adi Patriyadi.

Awalnya Adi dijadwalkan berpasangan dengan Boy Siambaton sebagai navigator. Namun rencana tersebut berubah setelah Boy harus menghadiri wisuda anaknya di Jakarta. Situasi itu membuat Doddy Kurniawan yang semula memiliki tugas lain harus turun mendampingi Adi menghadapi persaingan sengit di kelas R1 yang didominasi oleh Toyota Corolla DX.

Meski datang tanpa target tinggi, hasil pengembangan awal mobil menunjukkan progres yang menggembirakan. Pada Special Stage (SS) 1, Adi Patriadi berhasil mencatatkan waktu kompetitif dan menempati posisi empat besar kelas R1. Hasil tersebut membuat kepercayaan dirinya meningkat untuk tampil lebih agresif pada SS berikutnya.

Pada SS1, Adi mencatat waktu 5 menit 35,5 detik. Performa tersebut kemudian meningkat pada SS2 dengan torehan 5 menit 20,8 detik. Meski mengalami sedikit penurunan di SS3 dengan waktu 5 menit 36,7 detik, mereka kembali menunjukkan kecepatan terbaiknya pada SS4 dengan catatan impresif 5 menit 08,3 detik.

Your Community Partner

Catatan waktu tersebut sebenarnya cukup kompetitif untuk bersaing di papan tengah bahkan mendekati barisan depan kelas R1 yang dihuni sejumlah pereli berpengalaman dengan Toyota Corolla DX. Namun nasib berkata lain.

Hukuman penalti sebesar 4 menit yang diterima pasangan Adi Patriyadi dan Doddy Kurniawan membuat total waktu mereka membengkak menjadi 25 menit 41,3 detik. Akibatnya, mereka harus turun ke posisi kedelapan klasemen akhir kelas R1.

Meski hasil akhir belum sesuai harapan, performa yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan menjadi modal berharga bagi BART Motorsport. Mobil yang masih dalam tahap pengembangan mampu menunjukkan potensi yang cukup menjanjikan untuk bersaing di putaran-putaran berikutnya.

“Waktu semakin membaik di setiap SS, tetapi dewi fortuna belum berpihak kepada kami karena ada kesalahan teknis. Kami terkena penalti yang cukup banyak dan langsung melorot ke barisan bawah,” ungkap Doddy Kurniawan.

Meski gagal meraih hasil maksimal, performa yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan menjadi sinyal positif bagi tim. Dengan perkembangan mobil yang terus meningkat dan kecepatan yang mulai kompetitif, Adi Patriadi diprediksi akan menjadi salah satu penantang kuat di kelas R1 pada putaran-putaran berikutnya.

Kini, perhatian tertuju pada seri selanjutnya untuk melihat sejauh mana potensi pasangan ini dapat diwujudkan menjadi hasil yang lebih baik.

Dengan evaluasi yang tepat dan penyempurnaan pada sektor teknis, BART Motorsport diyakini akan kembali tampil lebih kompetitif pada seri berikutnya. Kecepatan sudah mulai terlihat, dan kini tim hanya perlu memastikan faktor non-teknis tidak lagi menghambat peluang mereka untuk meraih hasil maksimal di kelas R1. (Maston/Foto: Dok. BART Motorsport)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *