HighlightMotorcycle RacingRacing

Marco Bezzecchi Juara, Aprilia Racing Cetak Sejarah di MotoGP Mandalika 2026

Pembalap Aprilia cetak sejarah lewat Marco Bezzecchi yang menangi MotoGP Mandalika 2026, Jorge Martín finis ketiga.

AUTORIDE.CO.ID – Akhir pekan MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit ditutup dengan hasil bersejarah bagi Aprilia. Untuk pertama kalinya di MotoGP, empat motor RS-GP26 finis di posisi empat besar.

Memulai balapan dari posisi kedua, Marco Bezzecchi tampil cermat dengan RS-GP26-nya dan mencatatkan waktu putaran tercepat, 1:29.960. Kemenangan ini menjadi kemenangan ke-300 pembalap Italia di kelas utama balap motor Grand Prix. Ini juga merupakan kemenangan ke-11 Bezzecchi di kelas utama dan yang kelima musim ini, setelah sebelumnya menang di Buriram, Goiânia, Austin, dan Mugello.

Your Community Partner

“Saya benar-benar ingin meninggalkan Mandalika dengan hasil yang bagus, dan sejak cedera di Sachsenring, saya terus mengejar kemenangan ini. Rasanya sangat menyenangkan. Tentu saja, dengan hanya lima balapan tersisa, peluang meraih gelar lebih banyak hilang daripada terbuka,” ujar Bezzecchi.

“Namun, itu tidak mengubah cara saya berpikir atau bekerja, terutama bersama tim. Saya bukan pembalap yang mudah menyerah. Memang seperti itulah diri saya. Saya juga senang karena sepanjang perjalanan ini saya bertemu banyak orang yang punya semangat serupa, dan saya beruntung bisa bekerja bersama mereka,” imbuhnya.

Jorge Martín finis ketiga setelah menjalani balapan yang solid, usai start dari baris kedua. Ini merupakan podium kesembilan pembalap Spanyol itu musim ini dan yang ketiga secara beruntun, setelah hasil serupa di Austria dan Jepang. Hasil hari ini juga mengantarkan Martín kembali memimpin klasemen kejuaraan dengan 355 poin.

“Saya senang dengan podium ini karena saya berhasil meraih hasil terbaik yang bisa dicapai. Marco dan Raúl tampil lebih kuat sepanjang akhir pekan. Saya berusaha mengejar mereka, tetapi mereka lebih cepat. Untuk kejuaraan, yang terpenting adalah tetap bersaing dalam perebutan gelar dan, yang paling utama, tiba di Valencia dengan peluang untuk menjadi juara,” kelakar Martin.

Para pembalap SuperFile Trackhouse MotoGP Team juga tampil gemilang. Raúl Fernández finis kedua, melengkapi podium yang seluruhnya diisi pembalap Aprilia di Mandalika. Sementara itu, Ai Ogura finis keempat dan mengukir sejarah dengan membawa RS-GP meraih sapu bersih empat posisi teratas untuk pertama kalinya.

Your Community Partner

Selain mencatat sapu bersih empat besar pertamanya di MotoGP, Aprilia Racing juga mengunci seluruh podium untuk keempat kalinya musim ini, setelah sebelumnya meraih hasil serupa di Le Mans, Assen, dan Silverstone.

Keberhasilan hari ini menambah koleksi pabrikan asal Noale itu menjadi 310 kemenangan di balap motor Grand Prix. Aprilia juga mencatat kemenangan kedelapan musim ini dan kemenangan ke-16 secara keseluruhan di kelas utama.

“Sekali lagi, Aprilia menghadirkan drama besar—baik saat hasilnya menggembirakan maupun mengecewakan. Hari Sabtu dimulai dengan sangat baik lewat pole position Raúl Fernández, tetapi balapan sprint ternoda oleh kesalahan di Tikungan 1 dan kesalahan serius dalam pengaturan tekanan ban depan Jorge,” jelas Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.

“Untuk itu, kami harus meminta maaf kepadanya. Setidaknya, penampilan luar biasa Ai yang menyalip banyak pembalap berhasil menyelamatkan sebagian hasil hari itu. Sebaliknya, hari Minggu menjadi hari yang sulit dilupakan, dengan empat motor RS-GP finis di empat besar untuk pertama kalinya.”

“Kami tahu persaingan akan tetap berat hingga akhir. Namun, seperti halnya kami tidak berkecil hati ketika hasilnya buruk, kami juga tidak akan terlena saat hasilnya baik. Saya ingin mengucapkan selamat kepada semua orang di Noale atas komitmen dan dedikasi mereka, yang terbukti sangat berharga di musim yang persaingannya begitu ketat ini,” pungkas Massimo. (Maston/Foto: ist)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *