Bimo Variant Alami Insiden Kaca Pecah di Putaran Final MOMRC 2023
Bimo Variant dari Garasi 350 Racing Team mengalami insiden kaca pecah di putaran final MOMRC 2023 pada Kelas Avantgarde.
Autoride – Pupus sudah harapan Bimo Variant untuk menggondol juara umum Kelas Avantgarde pada balapan MOMRC 2023 akibat alami kaca pecah. Insiden tersebut berdampak buruk pada hasil akhir Mercedes One Make Race Championship (MOMRC) 2023.
Pembalap Garasi 350 Racing Team yang sebelumnya berpeluang menjadi juara umum akhirnya harus puas menduduki peringkat runner up. Di tangga klasemen akhir Kelas Avantgarde, pembalap dengan nomor lambung 44 ini hanya mengoleksi 139 poin dari 6 putaran yang dilaluinya.
“Balapan di babak grand final ini deg-degan banget, apalagi ada insiden kaca pecah. Tapi Alhamdulillah semuanya aman dan bisa finish meski kena overlap sekali. Dan hanya bisa menyelesaikan 9 lap dari 10 lap yang ada. Cuma kurang beruntung dengan adanya insiden ini (kaca pecah),” buka Bimo yang masih bisa bertengger di podium 5.
Bimo yang start dari grid 5 mengaku memulai balapan dengan cukup bagus. Dari posisi 5 dia langsung bisa merangsek ke urutan empat. Sempat fight dengan beberapa pembalap lain, namun karena kacah pecah membuat dirinya terus melambat di lap-lap berikutnya.

“Peluang juara umum hilang ya tidak apa-apa, namanya balap. Bisa juara satu, atau dua, tiga, empat, lima kita tidak bisa tentuin. Namanya balapan, sekarang bisa bilang juara satu dan mobil kenceng, tapi pas balapan ada insiden kita juga tidak pernah tahu,” jelas Bimo.
Untuk menghadapi putaran final, Bimo mengaku tidak ada persiapan khusus. Malah dia menyebut mobil hampir lupa dibawa ke bengkel. Sebab usai putaran 5, mobil balap miliknya MB W190E miliknya terus terparkir di garasi rumah.
“Mobil ini baru sampai di bengkel hari Kamis malam, itu juga gara-gara saya bilang ke montir agar jangan lupa dibawa ke Sentul. Jadi sebenarnya mobil ini hampir lupa dibawa ke Sentul,” papar Bimo yang bekerja di Pelita Air.
“Sebenarnya tahun ini tidak nguber apa-apa juga. Karena kemampuan mobil juga terbatas karena mesin standar. Dan kita lebih fokus ke mobil-mobil lainnya (mobil pelanggan). Persiapan tahun depan, saya mungkin akan ganti mobil yang saat ini masih R&D,” pungkasnya. (Maston/Foto: Tono)











