Fakta Menarik Bayar Tol Tanpa Tap Kartu yang Hadir Tahun Depan
Yuk simak beberapa fakta menarik yang sudah kami kumpulkan seputar pembayaran tol tanpa sentuh yang bakal hadir di tahun 2022
Autoride – Seperti disebutkan di atas bahwa penerapan Multi Lane Free Flow (MLFF) atau sistem bayar tol tanpa sentuh rencananya mulai diaplikasikan pada September 2022 mendatang. Hal tersebut pun sudah disampaikan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan untuk mengimplementasikan pembayaran tol tanpa sentuh ini akan dilakukan secara bertahap dimulai tahun depan dan implementasi penuh pada 2023. Nah, sebelum sistem ini benar-benar digunakan, kami sudah merangkum 4 fakta menarik yang perlu Anda ketahui di bawah ini.
1. Kurangi Kemacetan
Diklaim sistem bayar tol tanpa berhenti atau MLFF memiliki banyak manfaat di antaranya; dapat menghilangkan kemacetan di gerbang tol dikarenakan tidak adanya antrean kendaraan saat melakukan transaksi pembayaran, mengurangi polusi dan emisi karbon, mendukung digitalisasi pembayaran dengan membuka seluruh opsi pembayaran yang dapat dipantau secara realtime, hingga efisiensi biaya operasional tol dengan jaminan penerimaan 100 persen pendapatan tol.
–> Bagaimana Cara Menghitung CC Motor Setelah di Bore Up?
2. Efisiensi waktu
Sistem tersebut dapat menghemat waktu 30 detik hingga 5 menit yang biasanya digunakan untuk bertransaksi di gerbang tol dan mengurangi emisi hingga 35%. Dengan memanfaatkan konektivitas telepon pintar (smartphone) dan satelit, maka nantinya palang dan gerbang tol tidak lagi diperlukan. Pengguna dapat masuk keluar jalan tol tanpa hambatan dan tarif tol nantinya akan terpotong otomatis dari saldo pengguna melalui aplikasi yang berfungsi sebagai On Board Unit (OBU) elektronik atau e-OBU saat melewati sensor pada akses masuk tol.
3. Pakai Teknologi GNSS
Penerapan MLFF akan menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) untuk mengenali dan menentukan posisi kendaraan yang masuk ke jalan tol. Hal ini merupakan teknologi serupa yang juga bakal diterapkan dengan Cina, dan jadi dua negara pertama Asia yang menggunakan teknologi GNSS.
–> Gelar Baksos, SSFC Lumajang Langsung Terjun ke Lokasi Pengungsian
4. Dilakukan di 40 ruas tol
Selain itu, teknologi ini akan berdampak pada percepatan pergerakan logistik sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi antar daerah. Sehingga dinilai bakal menguntungkan semua pihak. Dan pada tahap implementasi pertama, MLFF diberlakukan di 40 ruas tol di Jawa dan Bali. Berikut daftar 40 jalan tol yang akan menerapkan sistem MLFF :
– Tol Jakarta-Tangerang
– Tol Tangerang-Merak
– Tol Prof Dr Sediyatmo
– Tol JORR W1 Kebon Jeruk-Penjaringan
– Tol JORR W2 Utara Kebon Jeruk-Ulujami
– Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami
– Tol Pondok Aren-Serpong
– Tol JORR Non S (W2S-E1-E2-E3)
– Tol JORR S Pondok Pinang-Ulujami
– Akses Tol Tanjung Priok
– Tol Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit
– Tol Cawang-Tomang-Pluit
– Tol Ciawi-Sukabumi – Tol Depok-Antasari
– Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu
– Tol Cinere-Jagorawi SS Cimanggis-SS Raya Bogor
– Tol Bogor Ring Road
– Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi)
– Tol Jakarta-Cikampek
– Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang
– Tol Padalarang-Cileunyi
– Tol Soreang-Pasir Koja
– Tol Cikampek-Palimanan
– Tol Palimanan-Kanci
– Tol Kanci-Pejagan
– Tol Pejagan-Pemalang
– Tol Pemalang-Batang
– Tol Batang-Semarang
– Tol Semarang Section ABC
– Tol Semarang Solo Seksi I, II, III
– Tol Solo-Ngawi
– Tol Ngawi-Kertosono
– Tol Kertosono-Mojokerto
– Tol Surabaya-Mojokerto
– Tol Surabaya-Gempol
– Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda
– Tol Surabaya-Gresik
– Tol Gempol-Pasuruan
– Tol Gempol-Pandaan
– Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa





