Rindra Petik Pengalaman Berharga di Musim Perdana Balap ISSOM
Anhar Septa Karindra (Rindra) memetik pengalaman berharga di ajang balap bergengsi Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM).
Autoride – Tahun 2023 menjadi momentum berharga bagi seorang pembalap Anhar Septa Karindra. Pembalap yang akrab disapa Rindra tersebut untuk pertama kalinya menjajal peruntungan di ajang balap Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM). Di musim perdananya di ISSOM 2023, Rindra pun memerik banyak pengalaman.
Dan musim 2023 ini menjadi tahun pertama baginya menjajal kerasnya aspal balap Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Di mana Rindra yang bawa bendera tim Indostar Motorsport langsung turun di dua kelas berbeda, yaitu Mercede One Make Race Championship (MOMRC) dan Indonesia Classic Car Championship (ICCC).
Khusus di balap MOMRC, pembalap dengan nomor lambung 209 ini tak menampik jika persaingan di Kelas SC6 Elegance yang diikutinya begitu ketat dan kompetitif. Rindra yang baru mulai turun di Putaran 5 pun sukses memboyong 22 poin dan menduduki posisi runner up di klasemen akhir Kelas SC6 Elegance.
“Balapan berlangsung seru, tiap pembalap sangat kompetitif sehingga jarak antar pembalap berdekatan. Dari kualifikasi banyak sekali drama, dimulai dari mobil yang kurang fit sampai turun hujan pada saat race. Tetapi Alhamdulillah saya bisa melawatinya dan mendapatkan hasil terbaik,” buka Rindra yang start dari posisi 8 dan finish di posisi 2.

Untuk bisa mencapai finish di posisi 2 tentu buka perkara mudah. Rinda yang geber mobil balap MB W123/320 mengaku harus mengatur strategi. Terutama dalam kontrol emosi dan mengendalikan nafsu saat berada di balik kemudi.
“Strategi kita karena cuaca hujan pada saat race, jadi kami bermain aman untuk tidak fight di tikungan dan mengandalkan power serta kecepatan mobil di trek lurus untuk menyalip, supaya tidak terjadi crash yang bisa menyebabkan gagal finish,” ujarnya.
Walaupun baru dua putaran turun balap, akan tetapi sudah banyak pengalaman berkesan yang didapatkan Rindra. Pengalaman paling mengesankan tentu karena bisa menggeber mobil balap di trek balap yang sesungguhnya.
“Ada banyak hal yang berkesan terutama karena saya adalah pembalap yang baru mulai turun di seri lima. Kesan pertama adalah pengalaman bisa mengendarai mobil balap di sirkuit, itu merupakan hal yang luar biasa bagi saya terlebih bisa mengukir prestasi.”

“Evaluasi saya adalah mencoba untuk mendisiplinkan diri atau mengontol diri sendiri untuk lebih tenang dan sabar saat balapan supaya bisa melewati racing line dan tiap tikungan dengan baik. Dan juga mempersiapkan mobil lebih baik lagi. Balapan yang paling berkesan adalah seri ke enam kemarin krn balapan tersebut berlangsung hujan dan saya baru kali itu menjalaninya, Alhamdulillah bisa finish dan podium,” urainya.
Sementara untuk musim balap 2023 mendatang, Rindra mengatakan masih banyak PR yang harus dilakukan. Bukan hanya soal mobil, namun juga mengenai fisik yang perlu diupgrade lagi. Apalagi di ISSOM 2024 nanti, dia juga akan menambah kelas yang diikutinya.
“Persiapan tahun 2024 yang utama kami mempersiapkan latihan fisik lebih banyak agar fisik kami lebih sehat dan bugar pada saat menjalani balapan, juga mempersiapkan mobil dengan baik dan teliti supaya saat race bisa memberikan hasil dan performa terbaik. Saya berencana tetap ikut di kelas yang sama dan menambahkan ikut di Kelas ETCC.”
“Hasil tahun ini diluar ekspektasi saya sebagai pembalap baru, tidak pernah menyangka kalau bisa finish podium di setiap serinya,” pungkas Rindra. (Maston/Foto: Dok. Rindra)




