Sudah Keyless, Bisakah Kendaraan Tetap Nyala Saat Baterai Lemah?
Saat ini banyak kendaraan yang sudah mengadopsi teknologi keyless alias tanpa kunci. Namun, bagaimana jika baterai pada kunci lemah?
Autoride – Saat ini banyak mobil atau motor yang telah memakai fitur teknologi keyless alias tanpa kunci. Penggunaan teknologi ini diklaim lebih mudah dan aman dalam penggunaannya. Namun ada permasalahan mendasar yang patut diperhatikan oleh pemilik mobil dengan fitur ini. Saat remote pengganti kunci sudah berumur lama, kapasitas baterai pasti berkurang dan akan habis.
Jika sudah begini, lantas benarkah mobil tetap bisa menyala meski baterai remote keyless habis? Berikut kami beri ulasan lengkapnya untuk Anda.
Cara Menyalakan Mesin
Tentu pertanyaan ini akan muncul pada setiap pemilik kendaraan, sebab mobil tak dilengkapi lubang kunci konvensional untuk menyalakan mesin. Namun pada dasarnya mobil tetap bisa menyala meski baterai remote habis. Caranya pun mudah, yakni dengan menempelkan bagian ujung kunci pada tombol start/stop sambil menginjak rem.
–> Berikut 4 Tips Aman Mengemudi Mobil di Malam Hari

Itu artinya caranya sama seperti mobil konvensional, hanya saja kunci harus menempel pada tombol. Dengan begitu sistem akan mendeteksi kehadiran kunci dan chip immobilizer. Alhasil mobil akan menyala dan bisa dikendarai.
Hanya saja jika baterai sudah lemah, hal ini mungkin sedikit menyulitkan. Jika sudah begini sangat disarankan untuk segera mengganti baterai kunci.
Tips Agar Kendaraan Aman dari Incaran Maling
Maling motor sepertinya tidak pernah kehabisan akal meski sepeda motor terbaru sudah menggunakan sistem penguncian canggih. Ada saja celah yang coba dimanfaatkan oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) untuk menggondol motor yang diincarnya. Oleh karena itu, pastikan kendaraan dikunci ganda untuk menghindari hal tak diinginkan.
Keyless memanfaatkan pancaran signal dalam pengoperasiannya
Kendati sepeda motor terbaru telah dilengkapi tutup magnet lubang kunci, hal ini tidak membuat pelaku kejahatan kesulitan mencuri motor. Dalam beberapa kasus maling motor hanya butuh beberapa detik untuk membawa kabur motor korbannya.
Untuk memperlambat upaya pencurian motor, Muktinya menyarankan merubah posisi stang ketika parkir, dari biasanya kesebelah kiri kini dibalik kekanan. “Ketika parkir membalikan stang motor kearah kanan bisa menambah waktu pencurian namun tetap dapat diakali oleh pencuri,” jelasnya.
Begitu juga dengan sistem penguncian keyless atau motor tidak memiliki lubang kunci stater, tidak menjamin 100 persen aman dari curanmor. Pencurian bisa dilakukan dengan cara memalsukan sinyal sistem.
Jadi tetap waspada ketika meminjamkan motor. Usahakan peminjam tidak mengetahui nomor pin (barcode) bawaan untuk menekan kemungkinan pencurian dengan menggunakan operasional darurat.
–> Komunitas Nusantara Max Series (NMS) Touring Baksos ke Ponpes Nurul Falah
Selain itu perhatikan kondisi keamanan lingkungan ketika meninggalkan motor dalam jangka waktu cukup lama. Sebaiknya tetap menambahhkan beragam kunci pengaman seperti kunci disc, kunci handle rem, bahkan gembok yang dapat diaplikasikan di gear bagi sepeda motor yang menggunakan rantai. (Foto: Istimewa)



