CommunityHighlightMotorcycle Community

BYONIC Trenggalek Capai Usia 10 Tahun, Ini Kuncinya

Byson Yamaha Owner Indonesia Club (BYONIC) Trenggalek merayakan hari jadinya ke-10 tahun dengan dihadiri puluhan riders dari berbagai kota.

Autoride – Usia matang sebuah komunitas maupun klub motor memang tak dilihat dari angka. Namun bisa mencapai usia hingga 10 tahun atau 1 dekade mungkin menjadi salah satu bukti kuat dan nyata bahwa mereka bisa menghadapi berbagai rintangan yang ada. Seperti BYONIC Trenggalek yang baru saja merayakan hari jadinya ke-10 tahun.

Acara ulang tahun 1 dekade tersebut dirayakan pada tanggal 26 Februari 2022 lalu. Mereka mengambil lokasi di Taman Wisata Banyu Lumut (WBL) yang berada di kawasan Desa Tegaren Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Your Community Partner

Sebelum memulai acara inti, rombongan riders lebih dulu melakukan rolling city. Setibanya di lokasi, acara pembukaan dimulai dengan diisi sambutan-sambutan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Hingga agenda yang paling sakral yakni potong tumpeng sebagai bentuk simbolis telah genapnya usia 10 tahun BYONIC Trenggalek.

Hadir dalam perayaan ulang tahun sebanyak 70 riders dari berbagai komunitas dan klub luar kota maupun dalam kota seperti dari Madiun, Nganjuk, Kediri, dan Tulungagung. Mereka turut serta menyaksikkan proses demi proses acara hingga usia.

-> SUGOI Gresik Rayakan Ulang Tahun ke-4, Hadir Bikers Lintas Merek

BYONIC Trenggalek

“Anniversary 1 satu dekade BYONIC Trenggalek ini juga menjadi ajang kami untuk bisa bersilaturahmi antar riders dari berbagai komunitas dan klub. Di ulang tahun kali ini saya pribadi sangat puas. Semoga kami bisa tetap solid, kompak dan tambah baik kedepannya,” ujar Tjinto Sampurno, Ketua BYONIC Trenggalek.

Your Community Partner

Singkat cerita berdirinya BYONIC Trenggalek. Pada tahun 2010 tahun silam yang diawali 8 riders penggeber Yamaha Byson di Trenggalek, mereka berkeinginan gabung ke Byson Yamaha Owner Indonesia Club (BYONIC) yang sudah diakui secara Nasional. Pada akhirnya bisa melakukan deklarasi pada tahun 2011 di Gedung Serba Guna Trenggalek dan kini sudah memiliki 33 member.

“Meskipun acaranya simpel, tapi terasa meriah, kompak, acaranya unik, lain dari yang lain, beda yang yang lain. Kami bisa bertahan hingga 10 tahun karena kami menjalaninya dengan santai, dengan cara ngopi bareng bersama para member,” pungkas Tjinto kepada Autoride. (Maston/Foto: istimewa)

-> Pebalap Indonesia Sukses Kibarkan Merah Putih di IATC Qatar 2022

BYONIC Trenggalek

BYONIC Trenggalek

BYONIC Trenggalek

BYONIC Trenggalek

BYONIC Trenggalek

BYONIC Trenggalek

BYONIC Trenggalek

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *