CommunityHighlightMotorcycle Community

SMI Pasaman Barat Rayakan Ultah ke-4

Belum lama ini, para bikers Supermoto Indonesia (SMI) Pasaman Barat baru saja merayakan hari jadinya yang keempat tahun.

Autoride – Sama halnya dengan para bikers dari berbagai komunitas maupun klub motor lainnya, sudah selayaknya saat momentum ulang tahun disambut dengan meriah. Seperti yang baru saja dilakukan oleh Supermoto Indonesia (SMI) Pasaman Barat. Pada hari Sabtu, 25 Februari 2023 lalu di Simpang 4 Pasaman Barat tepatnya lapangan MTQ, mereka menggelar acara untuk menyambut hari jadinya yang keempat tahun.

Seperti acara bikers pada umumnya, perayaan ulang tahun dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik. Selain potong tumpeng yang menjadi satu acara paling sakral, kegiatan lainnya termasuk kata sambutan daribtuan rumah, pemberian penghargaan atau ucapan selamat dari para tamu, pengundian doorprize hingga agend senam pagi. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai ajang untuk silaturahmi antar bikers lintas bendera.

Your Community Partner

Ikhsan Febrian Dinata selaku Ketua SMI Pasaman Barat menyebut, tamu yang hadir berasal dari berbagai wilayah. Termasuk dari kawasa. Sumatera Barat, Riau, Jambi, SMI Jujuhan, SMI Riau hingga perwakilan bikers dari Kracker Supermoto Jambi.

“Selain untuk menyambut ulang tahun komunitas kami yang keempat tahun, acara yang kami selenggarakan ini juga sebagai upaya untuj mempererat hubungan silahturahmi dan memperbanyak sanak saudara. Karena di sini hadir para bikers dari bernagai lintas bendera,” ujar Ikhsan.

Dijelaskan oleh Ikhsan, SMI Pasaman Barat awal mula didirikan oleh Dima. Namun seiring berjalannya waktu, tidak ada perkembangan signifikan. Bahkan visa dikatakan tenggelam. Hingga akhirnya Ikhsan dan beberapa temannya meminta kepada Yodi untuk menghidupkan dan menjalankan komunitas ini dari gahun 2019. Hingga kini jumlah membernya telah mencapai 32 bikers.

Hingga kini, mereka memang belum melakukan deklarasi secara resmi. Ikhsan berharap deklarasi bisa dilakukan du daerah Pasaman Barat, Kecamatan Luhak Nan Duo. “Tantangan terberatnya adalah dalam menyatukan pemikiran yang berbeda-beda menjadi satu kesatuan,” pungkas Ikhsan. (Maston/Foto: SMI Pasbar)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *