Kawah Candradimuka MOMRC Lahirkan Pembalap Baru Berprestasi di ISSOM
Balap MOMRC (Mercedes One Make Race Championship) seakan menjadi kawah candradimuka dengan melahirkan pembalap-pembalap generasi baru di ajang ISSOM.
Autoride – Esksistensi balap MOMRC (Mercedes One Make Race Championship) memang sudah tidak diragukan lagi. Dalam perjalanannya, MOMRC yang merupakan balapan mobil-mobil Mercedes-Benz tersebut tidak bisa dipisahkan dari suksesnya ISSOM (Indonesia Sentul Series Of Motorsport).
Sudah lebih dari satu dekade atau musim 2023 ini memasuki tahun ke-13, penyelenggaraan MOMRC semakin menunjukkan tajinya. Bahkan seakan menjadi kawah candradimuka dengan melahirkan pembalap-pembalap generasi baru di ajang ISSOM.
“Balapan MOMRC ini bisa disebut senagai kawah candradimuka bagi para pembalap untuk mengenal dunia balap,” buka Iswachyudhi, akrab disapa Yudhi selaku Promotor MOMRC saat membuka pembicaraan dengan tim Autoride di sela-sela Putaran 2 MOMRC 2023.

Adanya beberapa pembalap baru, maka menjadi sebuah keharusan pula bagi penyelenggara untuk menerapkan berbagai aturan penting yang telah diberlakukan oleh promotor. Pembalap di sini tidak hanya dituntut untuk bisa menorehkan waktu tercepat, namun juga dibekali banyak hal terkait dunia balap.
Dalam konteks ini, Yudhi menyebut bahwa pihaknya dalam menjalankan balapan juga menerapkan aturan yang tertuang dalam Buku Aturan Balap Mobil yang dikeluarkan oleh IMI (Ikatan Motor Indonesia). Juga suplement regulasi yang ditentukan oleh para promotor.
“Karena balapan di sini, pembalap tidak hanya mampu menari di atas kendaraannya. Tidak hanya sampai di situ. Yang jelas etika sebagai pembalap juga bisa kita tanamkan sampai benar-benar terserap. Selain itu juga mental, performa dan persiapan yang lainnya itu dibutuhkan sebuah persiapan. Untuk jadi seperti itu semua itu butuh jenjang, dan proses itu berawal dari MOMRC,” tegas Yudhi.

Dan salah satu pembalap yang menjadikan MOMRC sebagai “ajang latihan” adalah Sendy Sitompul. Pembalap Garasi 350 Racing Team yang masih tergolong sebagai pendatang baru itu, pada musim lalu berhasil menyabet gelar Juara Umum di Kelas SC6 Sport.
“Sendy ikut balapan di kita tergolong baru. Baru tahun lalu dan kebetulan tahun lalu bisa juara ukum kelas SC6 Sport. Sekarang dia mampu bertahan di kelas lain seperti ETCC (European Touring Car Championship). Tahun ini dia akan fokus ke situ (ETCC) dan kita sangat terbuka. Silakan. Artinya dia bisa tes kemampuan,” papar Yudhi.
“Jadi kita tidak keberatan kalau di MOMRC ini disebut sebagai “ajang latihan”. Memang tujuan kita seperti itu, menciptakan generasi-generasi pembalap muda yang handal,” pungkasnya. (Maston/Foto: istimewa)



