Putaran 6 Balap MOMRC 2022 Bikin Promotor Kliyengan
Balap ISSOM 2022 akhirnya akan berlangsung tujuh putaran. Begitu juga dengan balap MOMRC (Mercedes One Make Race Championship)
Autoride – Balap ISSOM 2022 sejak awal memang disiapkan untuk tujuh putaran. Meski pada akhirnya, tujuh putaran tersebut hanya benar-benar berlaku untuk kelas supporting. Sementara untuk kelas Kejuaraan Nasional (Kejurnas) hanya sampai enam putaran. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para promotor balap, khususnya yang di kelas non Kejurnas seperti halnya balap MOMRC (Mercedes One Make Race Championship).
“Saat jalannya putaran kelima lalu kita menganggap putaran keenam ini akan jalan seperti biasa. Karena memang saya sebagai promotor sudah berfikir akan mengikuti balapan sesuai jadwal awal bahwa ISSOM 2022 ada tujuh putaran,” buka Iswachyudhi, Promotor MOMRC saat berbincang dengan Autoride, Minggu, 6 November 2022 di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat.
“Dari hasil briefing pelaksanaan Putaran 5 lalu, kami optimis pada ISSOM 2022 ini akan dilaksanakan sebanyak 7 putaran sebagai mana Jadwal yang ada. Oleh sebab itu kami sempat tenang-tenang saja. Dan putaran 6 ini berjalan seperti putaran biasanya dan bukan putaran final,” imbuhnya.
Namun jelang memasuki pelaksanaan putaran 6, tersiar kabar yang simpang siur bahwa pelaksanaan putaran 7 dibatalkan. Ada pula info bahwa putaran 7 tetap berjalan.
-> MOCI Bekasi Rayakan Ulang Tahun Pertama

Pada akhirnya secara resmi telah diputuskan bahwa beberapa slot yang mengusung Kejurnas hanya sampai di putaran 6 saja, atau dengan kata lain putaran 6 ini adalah putaran terakhir/babak final.
Sementara beberapa supporting race seperti MOMRC masih dalam posisi yang ‘ngambang’, apakah di putaran 6 ini sebagai putaran akhir atau mengikuti hingga putaran 7 yang akan datang.
“Ditengah kebingungan ini kami selaku promotor MOMRC dalam waktu kurang dari satu minggu , kami harus segera mempersiapkan trophy yang akan dibutuhkan seperti trophy kejuararan, trophy juara juara umum, trophy apresiasi buat best mechanic, dan trophy-trophy lainnya. Disamping itu kami pun harus menyiapkan berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan seremonial pada putaran terakhir,” jelas Yudhi.
Ketikan penulis menyambangi kediaman sang promotor, ternyata benar apa adanya. Semua kebutuhan tersebut sudah disiapkan, telah tertata rapih dan siap untuk dibagikan. Deretan trophy-trophy inilah yang membuat sang promotor kliyengan.
-> Astra Otoparts Raih Penghargaan The ASEAN Enterprise Innovation Awards
Yang tidak kalah penting lainnya adalah sang promotor juga harus menyiapkan berbagai hadiah lainnya yang sudah pernah dijanjikan di awal musim. Seperti velg dari Ottoban Tire and Wheels dan juga ban GT Radial dari Gajah Tunggal.
Bukan perkara mudah, karena velg maupun ban juga sebisa mungkin disesuaikan dengan kriteria pembalap yang bakal keluar menjadi juara umum di masing masing kelas.
Sang Promotor tak ingin jika pemberian hadiah juara umum tidak dilakukan di atas podium saat itu juga atau sesaat setelah balapan usai. Karena baginya memberikan hadiah di atas podium akan lebih prestisius dan memiliki banyak makna tersendiri bagi pembalap dan juga timnya. Apalagi untuk pembalap juara umum.
Kepada penulis, Yudhi menyebut bahwa nantinya para juara umum kelas selain memboyong trophy juara umum, juga akan mendapat hadiah tambahan berupa satu set ban dan satu set velg. Setidaknya ada empat kelas yang masing-masing juara umumnya akan membawa pulang satu set ban dan satu set velg, yaitu juara umum SC Avantgarde, SC6 Sport, SC6 Elegan dan SC4 Spirit. (Maston/Foto: MOMRC)





