Car RacingHighlightRacing

TransTRACK Kolaborasi dengan IMI di Kejurnas Sprint Rally Sumatera Utara 2026

TransTRACK mendukung Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam penyelenggaraan ajang balap Sprint Rally Sumut 2026.

AUTORIDE.CO.ID – TransTRACK, perusahaan teknologi (tech enabler) yang berfokus pada digitalisasi operasional armada kendaraan melalui solusi fleet operation optimizer dan supply chain integrator, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan (safety) di industri motorsport Indonesia dengan mendukung Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam ajang Sprint Rally Sumut 2026 yang merupakan putaran I Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 bertempat di Komplek Sport Centre Sumut, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 11-12 April 2026.

Sejak pertama kali dikenalkan di ajang Sumatera Utara Rally 2024 lalu hingga sampai hari ini aktif mendukung berbagai ajang rally di Indonesia, TransTRACK telah menghadirkan pengembangan Rally Tracking System berbasis teknologi lokal yang memungkinkan pemantauan posisi kendaraan rally secara real-time setiap detik.

Your Community Partner

Sistem ini dilengkapi dengan fitur tombol darurat seperti SOS, OK, Fire, dan Blocked Road, yang memungkinkan pembalap dan navigator mengirimkan sinyal kondisi darurat secara instan kepada panitia.

Dukungan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas monitoring serta mempercepat respons terhadap potensi insiden di lintasan, sekaligus memastikan kelancaran operasional selama perlombaan berlangsung.

“Sejak kami pertama kali memperkenalkan teknologi ini pada 2024, kami terus melakukan pengembangan untuk menjawab kebutuhan industri motorsport yang semakin kompleks. Komitmen kami adalah menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memastikan keselamatan seluruh peserta menjadi prioritas utama,” papar Anggia Meisesari, Founder dan CEO TransTRACK.

Dari perspektif penyelenggara, Poedio Oetojo, Pimpinan Perlombaan Kejurnas Sprint Rally Putaran 1 yang merupakan praktisi senior rally Indonesia yang telah terlibat sejak 1978, menekankan tentang aspek keselamatan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan olahraga otomotif, karena sifatnya yang berbahaya.

“Sejak saya terlibat di dunia reli, mulai sebagai peserta pada tahun 1972 hingga menjadi pelaksana sejak 1978, keselamatan sebenarnya sudah mulai diterapkan, meskipun pada saat itu pengetahuan dan regulasinya masih sangat terbatas.”

Your Community Partner

“Pemeriksaan kendaraan dan perlengkapan pengemudi sudah dilakukan sejak tahun 1970-an, termasuk penggunaan roll bar. Namun, sistem monitoring di lintasan masih terbatas. Dulu, kami hanya mengandalkan radio point setiap beberapa kilometer untuk melaporkan posisi peserta, sehingga jika terjadi kecelakaan di antara titik tersebut, respons tidak bisa dilakukan secara cepat.”

“Dengan adanya tracking system saat ini, panitia dapat memantau pergerakan peserta secara real-time, merespons insiden dengan lebih cepat, serta memastikan peserta mengikuti rute yang telah ditentukan. Ini menjadi kemajuan penting dalam meningkatkan keselamatan dan pengawasan dalam penyelenggaraan reli,” jelasnya.

“Monitoring safety dengan teknologi sudah pasti sangat membantu, baik bagi peserta maupun kepanitiaan. Dengan alat tracking ini, seluruh pergerakan peserta dapat dimonitor dan direkam, sehingga data seperti posisi, kecepatan, dan waktu bisa digunakan jika diperlukan. Ini merupakan kemajuan untuk dunia reli di Indonesia.”

“Di level internasional seperti WRC, teknologi ini bahkan sudah bisa memonitor kecepatan secara langsung, termasuk mendeteksi over speed maupun kondisi kendaraan berjalan terlalu lambat,” urai Adi Wibowo, Chief Steward yang ditunjuk oleh IMI Pusat.

“Dalam uji coba yang telah dilakukan, termasuk di APRC, ketika terjadi kecelakaan bisa langsung termonitoring dan panitia dapat merespons dengan cepat melalui fitur seperti SOS atau kebutuhan bantuan darurat. Ke depannya, kami berharap penggunaan alat ini bisa diterapkan ke seluruh peserta, karena akan mendorong peningkatan keselamatan sekaligus kemajuan industri reli di Indonesia. Bahkan tidak menutup kemungkinan teknologi ini bisa digunakan di cabang olahraga lain yang membutuhkan kecepatan dan ketelitian,” lanjut Adi.

Dari sisi peserta, M. Herkusuma (Heru), Co-driver Dewa United Motorsport, menegaskan pentingnya teknologi keselamatan dalam mendukung performa di lintasan.

“Dalam motorsport, keselamatan adalah nomor satu. Dengan adanya teknologi ini sangat-sangat membantu, karena informasi bisa lebih cepat diterima dan kita bisa lebih cepat mengantisipasi kalau ada accident. Harapannya, rally device yang dibuat secara lokal ini bisa terus dikembangkan, mengacu pada regulasi FIA, dan kedepannya bisa digunakan lebih luas, bahkan di-approve untuk level internasional seperti WRC Indonesia,” ungkapnya.

Pengembangan Rally Tracking System oleh TransTRACK tidak hanya berfokus pada aspek keselamatan, tetapi juga mendukung transparansi dan akurasi dalam perlombaan, termasuk pemantauan kepatuhan rute serta penyediaan data yang komprehensif untuk analisis performa dan pengambilan keputusan. (Maston/Foto: ist)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *