Car NewsHighlightNews

Bosh Punya Teknologi Pintar, Mobil Listrik Bisa Isi Baterai dan Parkir Sendiri

Bosch menghadirkan sejumlah inovasi baru pada produk dan layanannya berbasis teknologi elektrifikasi dan hidrogen.

Autoride – Bosch kembali berpartisipasi dalam CES 2024 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat dengan menghadirkan sejumlah inovasi baru pada produk dan layanannya berbasis teknologi elektrifikasi dan hidrogen mulai dari kebutuhan mobilitas, hunian, hingga industri.

Mengandalkan teknologi tersebut, perusahaan berkomitmen memberikan manfaat hidup yang lebih mudah, aman, dan nyaman serta tetap berdampak baik bagi lingkungan.

Your Community Partner

“Bosch mengedepankan penggunaan energi yang berfokus pada dua pendekatan yakni elektrifikasi dan hidrogen sebagai kunci dalam penerapan energi berkelanjutan yang ramah terhadap iklim. Untuk masa depan rendah emisi, kami mengoptimalkan penggunaan sumber energi tradisional dengan mendorong elektrifikasi dalam mobilitas, bangunan komersial, dan rumah. Dan kami memanfaatkan sumber energi baru yang berkelanjutan – dengan hidrogen memainkan peran sentral,” jelas Tanja Rückert, anggota dewan manajemen Robert Bosch GmbH.

Bosch di CES 2024

Inovasi pada teknologi Bosch menghasilkan elektrifikasi yang lebih efisien
Hadirnya Bosch dalam ajang tersebut juga ditandai dengan Penghargaan Inovasi CES untuk perangkat mobilitas Automated Valet Parking System dari CTA. Teknologi tersebut dilengkapi sistem parkir valet otomatis yang memungkinkan mobil listrik dapat bergerak sendiri ke stasiun pengisian daya.

Rückert menjelaskan dengan hanya mengendalikan melalui smartphone saja, pengendara dapat mengarahkan kendaraannya ke robot pengisi baterai yang akan melakukan pengisian daya mobil mereka. Selanjutnya kendaraan bermanuver ke tempat parkir dan memberikan tempat pengisian daya untuk kendaraan selanjutnya.

“Kombinasi unik ini menjadikan Bosch sebagai pemimpin di pasar tersebut melalui solusi pengisian valet otomatis dan parkir valet otomatis. Perusahaan berkomitmen untuk selalmu memberikan kenyamanan yang lebih baik dalam elektromobilitas tidak hanya meningkatkan daya tariknya tetapi juga penerimaannya,” jelasnya.

Sebagai komponen utama untuk mobilitas listrik, tingginya permintaan pada semikonduktor inovatif silikon karbida (SiC) menjadikan Bosch semakin fokus sebagai penyedia terkemuka di seluruh rantai nilai industri elektromobilitas, mulai dari chip, penggerak modular mobil listrik (e-axles), motor listrik hingga teknologi baterai, stasiun pengisian daya, dan berbagai layanan lainnya.

Your Community Partner

Penggunaan chip SiC pada mobil listrik dapat memperluas jangkauan berkendara dan menjadikan pengisian daya lebih efisien dimana energi yang terpakai lebih rendah hingga 50 persen. Bahkan mobil mereka dapat menempuh rata-rata perjalanan yang lebih jauh dalam satu kali pengisian baterai dengan estimasi jarak 6 persen lebih jauh daripada chip berbasis silicon.

Bosch SiC

Bosch secara aktif mempromosikan teknologi hidrogen sebagai pilar mobilitas masa depan
Selain elektrifikasi, Bosch juga melihat hidrogen sebagai kunci untuk memenuhi permintaan energi global dengan pendekatan yang lebih hemat.

Sebagai media penyimpanan, hidrogen dapat mendukung efisiensi dalam penggunaan energi yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan. Oleh karena itu, Bosch telah berinvestasi secara ekstensif di sepanjang rantai nilai teknologi hidrogen dengan berfokus pada mobile fuel cell, yang baru-baru ini mulai diproduksi secara massal di Stuttgart.

Penggunaan utama teknologi hidrogen ini berada pada sistem sistem powertrain untuk kendaraan berat dimana Bosch telah menerima pesanan pertamanya dari produsen truk di Eropa, AS, dan China. Para perusahaan ini juga mengerjakan komponen untuk mesin hidrogen, yang mengubah bahan bakar langsung menjadi energi tanpa terlebih dahulu mengubahnya menjadi listrik.

Bosch H2

Perangkat lunak membuka jalan bagi kenyamanan dan efisiensi energi yang lebih besar
Bosch juga memperlihatkan dua layanan mobilitas baru di pameran dagang elektronik yakni Usage Certificate To Go dan Vehicle Health Service. Pertama adalah tambahan pada layanan Battery in the Cloud Fitur ini menganalisis data baterai, menentukan kondisi baterai, dan membantu memperpanjang masa pakai baterai melalui optimasi hingga 20 persen.

Kedua, yang ditujukan untuk operator berkendara dengan menawarkan fitur yang dirancang terutama untuk mencegah kerusakan pada kendaraan. Dua inovasi tersebut ditujukan untuk memperpanjang masa pakai kendaraan dan menghemat energi. (Maston/Foto: ist)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *