Regulasi Baru ISSOM 2024, Ban Wajib Beli ke Sirkuit Sentul
Ajang balap mobil Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2024 menerapkan regulasi baru, salah satunya terkait ban.
Autoride – PT Sarana Sirkuitindo Utama selaku pengelola Sentul International Circuit kembali bekerjasama dengan ABM Enterprise untuk menyelenggarakan ajang balap mobil bergengsi Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2024. Beberapa regulasi baru pun diterapkan Sirkuit Sentul sebagai penyelenggara ISSOM. Salah satu regulasi baru ISSOM 2024 yang paling menyita perhatian adalah mengenai kewajiban para pembalap untuk membeli ban dari pihak Sirkuit Sentul.
“Alhamdulillah ISSOM seri pertama kali ini berjalan lancar, meskipun kita persiapannya harus betul-betul diperhatikan karena musim hujan. Jadi walaupun kondisi hujan kita tetap berusaha untuk supaya ISSOM berjalan dengan baik,” buka Lola Moenek selaku Direktur Niaga PT. Sarana Sirkuitindo Utama.
“Hal baru di ISSOM tahun ini, Sentul dengan ABM menyiapkan ban khusus untuk kelas Kejurnas ITCR 1500, 1200, 3600 Max. Kita siapkan bannya dan belinya wajib di penyelenggara (Sirkuit Sentul). Ini untuk memudahkan para pembalap mendapatkan ban yang dibutuhkan untuk balapan,” sambung Lola.

Penerapan aturan baru ini bukan tanpa sebab. Pasalnya, dari pengalaman-pengalaman musim lalu, penyelenggara melihat yang menjadi kendala para pembalap salah satunya adalah kesulitan mencari ban.
“Sekalinya ada, ban yang dibutuhkan tersebut harganya sangat mahal. Jadi kita menyiapkan ban GT Radial dan Hankook. Khusus ban Hankook kami impor dari luar,” tegas Lola.
Untuk menghindari kecurangan pembalap membeli ban dari luar, Lola menyebut ban yang dibeli dari Sirkuit Sentul akan diberi tanda khusus. Sehingga hal tersebut akan membantu pihak Sirkuit Sentul untuk mengetahui apakah ban tersebut beli dari luar atau dari Sirkuit Sentul.
“Beli ban dari kita wajib, karena ban bukan hanya sekadar dipakai tapi juga harus dikasih marke, jadi pembalap beli ban ke penyelenggara lalu nanti akan diberi marke dan pembalap langsung ke tempat scrut dan akan dikasih marke lagi,” imbu Lola.
Dalam kesempatannya saat wawancara dengan Autoride, Lola Moenek juga mengomentari adanya kolaborasi antara Mercedes-Benz Club Indonesia (MB Club INA) dengan Mercedes One Make Race Championship (MOMRC).
“Selamat MOMRC yang sudah berkolaborasi dengan MB Club Ina,saya berharap ini juga akan menjadi ajang silaturahmi dan juga sebagai ajang mencari prestasi bagi para pembalap Merce. Semoga seri kedua pesertanya semakin banyak,” pungkasnya. (Maston/Foto: Dok. MOMRC)






