Hattrick! Hendrick Raih 3 Kemenangan Beruntun di ETCC 2024
Salah satu bintang baru di balap European Touring Car Championship (ETCC) adalah Hendrick Hidayat, pembalap SAV Motorsport.
Autoride – Tahun ini baru musim perdana Hendrick turun balap di ETCC yang menjadi bagian dari ajang ISSOM. Dari ketiga seri yang dilakoni, pembalap SAV Motorsport tersebut berhasil menduduki posisi terdepan di Kelas 3000 Novice. Hasil ini pun menjadikannya sebagai salah satu pembalap yang sulit ditandingi oleh para lawannya.
Seperti saat balapan di Putaran 3 ETCC 2024 pada Minggu, 25 Agustus 2024 lalu. Pembalap dengan nomor lambung 28 ini berhasil menduduki posisi terdepan di kelas yang diikutinya. Artinya, ini menjadi kemenangan ketiga kalinya.
Meski harus berjibaku melawan para pesaingnya, namun Hendrick mampu memberikan perlawanan sengit.”ETCC selalu menyajikan hal-hal yang terkadang mengagetkan. Dari kualifikasi yang kita terlalu cepat sampai lewat di bracket 1.53, Alhamdulillah di final agak santai dan bisa juara satu di Kelas Novice 3000,” buka Hendrick.
Penampilan Hendrick yang geber mobil balap BMW E46 berhasil kemas waktu 24:47.404 dengan best time 1:55.155 untuk 12 lap di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat. Mengandalkan ban Hankook, menjadikan performa mobilya stabil dalam mencatatkan waktu.
“Persaingan di Putaran 3 ini sangat ketat, dari tim Ray Speed punya pembalap yang bagus yaitu Bintang Nur Syahputra dengan mobil yang sangat mumpuni. Jadi bisa menyajikan balapan yang seru, karena banyak mobil-mobil yang mumpuni. Apalagi kalau melihat kelas Master dan Pro dengan pembalap yang masih muda-muda,” jelasnya.
Hendrick yang bisa menang balapan di 3 seri bertuntun pun tak lepas dari persiapannya yang matang. “Persiapan sebelum balap yang pasti tenang, olahraga rutin untuk menjaga supaya tubuh fit. Dan yang pasti jangan melibatakan emosi dalam trek tapi perhitungan yang tepat,” ujar Hendrick yang menggeluti profesi di bidang IT.
Sementara itu, ketertarikan Hendrick untuk ikutan balap karena memang memiliki hobi otomotif sejak kecil. Sudah lama pula dirinya piawai dalam mengoprek mobil seperti bagun mobil E30 dengan swap engine. “Ya dari ilmu dan pengalaman puluhan tahun bangun mobil, diaplikasikan di sini dan alhamdulillah hasilnya ada,” pungkasnya. (Maston/Foto: Dok. ETCC)








