V-GREEN dan Prime Group Akan Bangun 100.000 Stasiun Cas Mobil Listrik
V-GREEN dan Prime Group akan bangun 100.000 stasiun pengisian daya atau fasilitas cas mobil listrik VinFast di Indonesia sebagai jawaban atas keterbatasan infrastruktur EV.
Autoride – V-GREEN hadir sebagai kekuatan yang siap mengubah lanskap transportasi hijau di Indonesia. Melalui Nota Kesepahaman (MoU) dengan Prime Group dari Mesir, V-GREEN menargetkan pemasangan 100.000 stasiun pengisian daya atau fasilitas cas mobil listrik VinFast dalam kurun waktu tiga tahun. Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dari sinergi kuat antara kebijakan pemerintah dan inisiatif swasta.
Kehadiran V-GREEN di Indonesia bukanlah suatu kebetulan. Pemerintah telah lama mempersiapkan landasan untuk mendorong partisipasi sektor swasta dalam pengembangan EV. Peraturan Presiden No. 55/2019 dan berbagai kebijakan pendukung, seperti pembebasan pajak untuk produsen kendaraan listrik, subsidi pembelian EV, serta keringanan bea masuk untuk komponen kendaraan, turut menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Akan tetapi, potensi pertumbuhan V-GREEN di Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah yang suportif. Strategi regional bertahap yang diimplementasikan V-GREEN memastikan bahwa pengembangan infrastruktur yang dilakukannya menjawab tantangan praktis. Dengan memprioritaskan Jakarta, Surabaya, dan Bali pada tahap awal, V-GREEN berfokus pada wilayah-wilayah dengan nilai strategis tinggi dalam hal adopsi EV.
Dengan mengembangkan infrastruktur pengisian daya yang menyeluruh, V-GREEN juga memfasilitasi VinFast, produsen EV terkemuka asal Vietnam, untuk menembus pasar Indonesia yang dinamis. Kemitraan ini melanjutkan kesuksesan yang telah dicapai di pasar lokalnya, dengan lebih dari 150.000 charging port terpasang di 63 provinsi dan kota.

Inisiatif ini berhasil mengatasi kekhawatiran konsumen akan infrastruktur EV, sekaligus menjuarai pasar otomotif Vietnam selama sepuluh bulan pertama tahun 2024. Pencapaian ini menjadikan Vietnam negara pertama di Asia Tenggara di mana penjualan EV melampaui penjualan mobil konvensional.
Didukung oleh proyeksi investasi sebesar USD1,2 miliar, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas EV, tetapi juga memosisikan V-GREEN sebagai pemimpin dalam transisi mobilitas hijau di Indonesia. Dengan dukungan pendanaan dari Prime Group, kemitraan ini menjamin keberlanjutan finansial dan operasional proyeknya.
Manfaat ekonomi dari proyek ini sangat signifikan, dengan terbukanya lapangan pekerjaan dan peluang bisnis baru untuk konstruksi, operasional, dan pemeliharaan stasiun pengisian daya. Peluang ini terbuka di pusat kota seperti Jakarta hingga wilayah pedesaan, mendorong pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia.
Dari segi lingkungan, upaya V-GREEN selaras dengan tujuan keberlanjutan Indonesia yang lebih luas, yaitu target emisi nol atau net-zero emissions pada tahun 2060. Pengembangan infrastruktur kendaraan listrik dengan memfasilitasi transisi ini dengan mendukung adopsi kendaraan tanpa emisi secara luas dapat mengurangi polusi udara di pusat kota seperti Jakarta, dan menurunkan jejak karbon pada sektor transportasi. (Maston/Foto: ist)




