Komunitas Drama Vespa Yogyakarta Touring ke Aceh, Jajal Ketangguhan Ban ADX
Komunitas Drama Vespa Yogyakarta menyuguhkan aksi luar biasa di penghujung akhir tahun 2024 lalu dengan menggelar touring lintas pulau.
Autoride – Mengusung kegiatan touring dengan tajuk “Kelana Drama Vespa”, agenda ini diikuti 10 riders Vespa. Menempuh perjalanan ribuan kilometer, Komunitas Drama Vespa memulai perjalanan dari Yogyakarta hingga Aceh. Selama perjalanan, mereka melintasi berbagai titik bersejarah dan keindahan alam Yogyakarta hingga Aceh. Acara ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan beberapa produk Nasional.
Mulai dari ban ADX 3.50 inci yang digunakan para bikers, yakni Poljose Scooter dan Cotempo. Perjalanan panjang komunitas Drama Vespa kali ini juga didukung brand-brand ternama lainnya, mulai dari part-part kendaraan, pelumas, peranti keselamatan berkendara, hingga UMKM seperti usaha F&B.
Perjalanan touring sendiri dimulai sejak 14 Oktober 2024 hingga 13 Desember 2024. Memakan waktu selama 60 hari. Ini bukan hanya sekadar touring biasa. Para riders yang tergabung dalam event ini juga menyusuri berbagai destinasi ikonik yakni perkopian Nusantara. Menjadikan touring lebih terasa berbeda.
Merasakan berbagai history mengenai kopi, tentunya mereka juga merekam setiap moment perjalanannya. Sambil mencicipi keunggulan dan ketangguhan kendaraan Vespa yang dibekali dengan ban ADX Poljose Scooter dan Cotempo. Ban ini telah mereka rasakan kualitasnya yang tahan lama dan dapat diandalkan dalam berbagai kondisi medan, baik di jalanan kota maupun di jalur yang lebih menantang.
“Ban ADX 3.50 Poljose dan Cotempo memberi performa terbaik, memberikan kenyamanan dan stabilitas yang dibutuhkan saat melakukan perjalanan panjang. Baik saat panas, hujan, berpasir, hingga lainnya yang lebih ekstrim. Terlebih saya sendiri, yang mana berkendara berboncengan bersama istri, tentunya total bobot bertambah apalagi Vespa ini sudah berat. Tapi berkendara masih terasa nikmatnya,” ungkap Uun, perwakilan dari Drama Vespa Yogyakarta.
Selain menjadi ajang berkendara, acara ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan antar komunitas Vespa di Indonesia, serta memperkenalkan lebih jauh budaya Nusantara kepada masyarakat melalui perjalanan yang penuh cerita. Setiap destinasi yang disinggahi para riders, menyuguhkan kisah lokal, nilai sejarah, serta kekayaan alam yang dimiliki.
Drama Vespa Yogyakarta berharap, acara ini tidak hanya menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para riders, dan putus begitu saja usai perjalanan selesai. Tetapi tetap bisa dilanjutkan kembali, juga dharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan mencintai karya lokal, terutama dalam dunia otomotif, dalam bentuk yang lain.
“Untuk plan kedepannya, kita ingin terulang kembali kegiatan seperti ini. Tapi kemana tujuannya, serta kapan akan dilaksanakan, kita akan rundingkan kembali bersama teman-teman Drama Vespa. Saya bersama teman-teman Drama Vespa, mewakili untuk mengucapkan, terima kasih banyak kepada semua pihak yang terlibat dan membantu lancarkannya acara Kelana Drama Vespa,” sambung Uun.
Sementara itu, terlibat dalam kegiatan Kelana Drama Vespa antara lain Khaidar (Aan), Ibengs Garage, M. Yuniar Rosjiana (Uun) & istri, Resa Muhammad, Novan Bagus Anggara, Shafei Muhammad, Andrian Gunung Pamungkas, Aditya Budi Prasetyo, dan Ichal Muhammad. (Maston/Foto: Dok. ADX)




















