Jamda ke-2 BYONIC Jawa Timur 2025 Digelar Ala Militer
Byson Yamaha Owner Indonesia Club (BYONIC) Regional Jawa Timur (Jatim) mengawali tahun 2025 dengan menggelar Jambore Daerah (Jamda).
Autoride – Jamda kedua BYONIC Regional Jawa Timur kali ini terasa lebih special. Bukan hanya karena menjadi event pembuka di tahun 2025. Namun juga karena dilangsungkan di tanggal cantik, yakni 02 Februari 2025. Hal ini sengaja dilakukan, supaya ada kesan dan kenangan tersendiri.
Karena ini adalah kopdargab ke-2, maka saya selengarakan juga di tanggal 2 bulan 2 biar lebih terkenang lagi. Jadi hari Minggu tanggal 2 Februari 2025 Jamda ke-2 BYONIC Jatim terlaksana,” ujar T. Christ, Ketua BYONIC Jawa Timur.
Menurut Christ, Pada Jamda kali ini juga terasa berbeda dari Jamda sebelumnya. Pasalnya, konsep atau tema Jamda kali ini adalah Wisata Militer.
“Maka saya putuskan tempatnya di Kampoeng Tentara yang beralamat di Mako Divisi Infanteri 2 Kostrad, Singosari, Malang,”sambung Christ yang juga memang anggita TNI AD.
Dipaparkan Christ, Wisata Militer bertujuan untuk membuat member lebih disiplin, lebih solid dan lebih semangat lagi. Seperti para TNI yang selalu siap menjaga keutuhan NKRI dimanapun dan kapan pun.
Untuk bikers yang hadir kurang lebih 250 bikers. Menariknya lagi, bikers yang datang bukan hanya dari BYONIC. Ada dari klub atau komunitas lain juga ikut berpartisipasi, seperti BIP,IMC,GLEDEK,BRAM,RIDERS Malang. Sedangkan dari BYONIC sendiri hadir BYONIC Solo,BYONIC Wonogiri,BYONIC Karanganyar, hingga BYONIC Semarang.
“Di dalam Jamda 2 ini kita juga melakukan Diklat untuk prospek-prospek dari Chapter Wilayah yang akan mengambil NRA. Sekali lagi karena Jamda ini bertema Wisata Militer, jadi prospek-prospek tersebut kita make up in ala Pak tentara. Ya mungkin karena saya juga kebetulan seorang tantara,” jelas Christ.
Tantangan bagi para prospek tidak itu saja. Semua peserta Jamda pada waktu Ishoma, semua baris makan dengan Ompreng (misting) tempat makan TNI pada waktu pendidikan. Sebanyak kurang lebih 50 Ompreng untuk makan bersama-sama. Tujuan ini untuk menimbulkan rasa kekeluargaan, jiwa korsa dan rasa persaudaraan antar member BYONIC.
“Saya sangat bangga sekali dengan member-member BYONIC yang hadir dengan semangat dan antusias. Mereka sangat solid,” pungkasnya. (Maston/Foto: ist)













