Bersama MOTU, Yassin Kosasih Siap Kawal Era Baru Motor Listrik Indonesia
Muhammad Yassin Kosasih menghadiri MOTU Global Brand Launch 2026 di Nanjing, memperkuat komitmen pengembangan MOTU EV Indonesia.
AUTORIDE.CO.ID – Muhammad Yassin Kosasih menghadiri langsung MOTU Global Brand Launch Conference 2026 yang berlangsung pada 15–19 September 2026 di The Westin Nanjing Resort & Spa, Nanjing, Jiangsu, Tiongkok. Kehadiran Yassin menjadi bagian penting dalam agenda peluncuran global MOTU sekaligus memperkenalkan arah pengembangan MOTU SPORT EV di pasar Indonesia.
Dalam acara tersebut, Yassin Kosasih hadir dalam kapasitasnya sebagai Komisaris, Pengawas sekaligus Brand Ambassador MOTU. Ia menyampaikan sambutan kepada para tamu dan mitra yang hadir dari berbagai negara.
Menurut Yassin, pemilihan Nanjing sebagai lokasi peluncuran global memiliki makna strategis. Nanjing dan Semarang memiliki hubungan sejarah lebih dari enam abad yang kemudian berkembang menjadi hubungan sister city. Pemerintah Kota Nanjing mencatat hubungan kerja sama resmi kedua kota tersebut diperkuat melalui penandatanganan perjanjian sister city pada Oktober 2018.
Momentum tersebut dinilai menjadi simbol hubungan yang semakin erat antara Indonesia dan Tiongkok, khususnya dalam pengembangan teknologi dan industri kendaraan listrik.
Yassin juga menyoroti besarnya potensi pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar sepeda motor terbesar dunia dan tengah memasuki fase transformasi menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan.
“Indonesia merupakan pasar sepeda motor terbesar kedua di dunia, dengan jumlah kendaraan bermotor berbahan bakar bensin yang mencapai sekitar 120 juta unit dan penjualan sepeda motor sekitar 6,5 juta unit setiap tahunnya,” ujar Yassin.
Perkembangan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia. Pada 13 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional beserta ekosistem pendukungnya di Cikarang, Jawa Barat. Pemerintah menempatkan pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya memperkuat industri, teknologi, ketahanan energi, serta nilai tambah nasional.
“Pemerintah juga mendorong kebijakan pembiayaan sepeda motor listrik serta melanjutkan kembali program subsidi, dengan kuota tahap awal sebanyak 100.000 unit,” imbuhnya.
Dalam sambutannya, Yassin menjelaskan bahwa MOTU merupakan brand dengan latar belakang investasi Tiongkok yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Dengan dukungan teknologi kendaraan energi baru dari Tiongkok, MOTU memulai langkahnya melalui pasar Indonesia sebelum memperluas visi ke negara-negara berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
Melalui MOTU SPORT EV, perusahaan membawa konsep kendaraan listrik roda dua dengan desain produk, konfigurasi yang disesuaikan kebutuhan pasar, kualitas yang stabil serta harga yang terjangkau.
MOTU juga menyiapkan strategi lokalisasi melalui empat aspek utama, yakni produk, jaringan distribusi, brand, dan tim. Ke depan, perusahaan menargetkan penguatan investasi, teknologi, produksi, serta pemenuhan perizinan dan sertifikasi yang diperlukan di Indonesia.
“Melalui MOTU SPORT EV, pada tahap awal kami akan memasuki pasar kendaraan listrik roda dua di Indonesia dengan mengandalkan desain industri dan desain produk yang unggul, konfigurasi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, kualitas yang stabil dan terpercaya, serta harga yang terjangkau,” jelas Yassin.
Sementara itu, bagi Yassin, keterlibatannya di MOTU merupakan kelanjutan pengabdian setelah lebih dari tiga dekade berkarier di institusi kepolisian Indonesia.
“Saya memilih untuk bergabung dalam perjalanan MOTU dan berkontribusi dalam perjuangan menghadirkan mobilitas hijau,” ujar Yassin dalam sambutannya.
Ia berharap perjalanan baru MOTU dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan industri kendaraan listrik Indonesia sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Tiongkok.
MOTU SPORT EV Global Brand Launch 2026 sendiri mengusung tema “Voyage – The Wind Rises”, yang menggambarkan perjalanan menuju arah baru. Sekitar 200 perwakilan dealer dan mitra strategis dari Indonesia turut hadir di Nanjing untuk menyaksikan peluncuran global tersebut. (Maston/Foto: Dok. Yassin Kosasih)








