ARRC 2025: Akid Aziz Optimis Hadapi Persaingan di Kelas UB150
Md Akid Aziz dari PitsBike OneWay JRT Tech2 Racing Team bersiap untuk kembali menjuarai Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025.
Autoride – Pembalap asal Malaysia, Md Akid Aziz berhasil menduduki posisi runner up di ARRC 2024 pada Kelas Underbone 150 (UB150). Kini jelang ARRC 2025, Akid Aziz bersiap untuk Kembali tampil gemilang bersama PitsBike OneWay JRT Tech2 Racing Team.
Dengan waktu kurang dari dua bulan sebelum seri pembuka ARRC 2025 di Thailand, Akid tidak akan melewatkan satu hal pun dalam persiapannya, memastikan ia siap secara fisik dan mental untuk berjuang demi posisi teratas. Akid fokus pada menjaga konsistensi dalam latihan fisik dan ketangguhan mentalnya.
“Tinggal kurang dari dua bulan lagi sebelum dimulainya musim, jadi yang terpenting adalah tetap konsisten dengan latihan saya. Saya telah melatih kebugaran fisik dan fokus mental saya, karena saya tahu ini bukan hanya tentang kecepatan, ini tentang memiliki pola pikir yang tepat untuk menangani setiap situasi,” ujar Akid.
“Saya perlu memastikan bahwa saya sepenuhnya siap menghadapi tantangan di depan dan tetap kompetitif sejak balapan pertama. Sasarannya adalah siap untuk memperjuangkan kejuaraan sejak awal,” sambung Akid.
Musim 2024 tidak berakhir seperti yang diharapkan Akid. Dirinya mengalami kecelakaan yang membuatnya tidak dapat mengklaim gelar juara umum. Namun, ia memandang pengalaman itu sebagai kesempatan belajar.
“Menjelang musim baru ini, motivasi akan menjadi salah satu faktor kunci dalam menentukan keberhasilan kami. Musim 2024 tidak berakhir seperti yang saya harapkan, dan itu adalah hal yang sulit untuk diterima. Namun, saya telah menggunakan rasa frustrasi itu sebagai bahan bakar,” jelas Akid.
“Setiap kemunduran adalah kesempatan untuk belajar, dan sebagai pembalap, kami selalu tumbuh dari pengalaman tersebut. Saya telah bekerja sama dengan tim saya untuk menganalisis setiap detail dari musim lalu, menyempurnakan strategi kami, dan memastikan kami tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kuncinya sekarang adalah mengubah rasa frustrasi itu menjadi sesuatu yang positif dan kembali lebih kuat dari sebelumnya,” yakin Akid.
Jeda Waktu yang ada juga tak disia-siakan oleh PitsBike OneWay JRT Tech2 Racing Team. Tim ini telah bekerja keras untuk menyempurnakan pengaturan sepeda motor berdasarkan data yang dikumpulkan selama musim sebelumnya.
“Selama musim dingin, kami telah mengumpulkan banyak data berharga, dan kami telah berfokus untuk meningkatkan setiap area yang menjadi kelemahan kami musim lalu. Ada beberapa perubahan baru dalam pengaturan sepeda motor kami, dan kami telah menambahkan beberapa item peningkatan baru untuk mengatasi kekurangan apa pun. Kami telah memastikan bahwa sepeda motor lebih disesuaikan dengan gaya berkendara saya, yang akan memberi saya keunggulan dalam hal konsistensi dan performa di lintasan.”
“Saya sangat bersemangat untuk musim 2025. Selalu ada sesuatu yang mendebarkan tentang ARRC, tetapi yang paling membuat saya bersemangat adalah persaingan yang ketat. Tingkat balapan di kategori UB150 sangat tinggi, dan selalu menjadi tontonan yang menarik untuk melihat bagaimana berbagai tim dan pembalap beradaptasi dengan tantangan yang mereka hadapi. Pertarungan di lintasan adalah sesuatu yang selalu saya nantikan, dan momen-momen itulah yang benar-benar mendorong saya untuk melakukan yang terbaik,” urai Akid.
Untuk ARRC 2025, Akid bertekad untuk terus meningkatkan diri dan tetap beradaptasi dengan tantangan apa pun yang menghadang. Dirinya pun tahu bahwa konsistensi akan menjadi kunci, sehingga Akid ingin fokus untuk menjadi konsisten di semua area, baik itu dalam performa di lintasan, pendekatan terhadap setiap balapan, atau pola pikir sepanjang musim.
Melihat tantangan yang ada di depan, Akid menyadari bahwa kategori UB150 dipenuhi oleh pesaing yang tangguh. Namun, pengalaman dan kemampuannya dalam menangani tekanan memberinya kepercayaan diri saat ia bersiap untuk bertarung.
“Setiap pembalap dan setiap tim di kelas UB150 akan sulit dikalahkan. Kompetisinya sangat ketat, dan kita semua tahu bahwa setiap balapan akan menjadi pertarungan yang sengit. Namun, saya pikir salah satu kelebihan saya adalah pengalaman saya dalam beradaptasi dengan lingkungan baru dan tetap tenang di bawah tekanan.”
“Saya pernah berada di momen-momen berisiko tinggi itu sebelumnya, dan saya tahu cara menangani stres dan memanfaatkannya untuk keuntungan saya. Jika saya dapat tetap fokus, menjaga ketenangan, dan memanfaatkan semua yang telah saya pelajari selama bertahun-tahun, saya dapat mengubah tantangan menjadi peluang dan mudah-mudahan memberi diri saya peluang terbaik untuk menang,” pungkas Akid. (Maston/Foto: Instagram Md Akid Aziz)






