Car RacingHighlightRacing

Heru (Owner Tim Balap Eurostar): Kalau Saat Itu Masukan Kita Dijalankan, Kemungkinan Kecil Balapan Batal

Heru Rubyanto, Owner Tim Balap Eurostar memberikan pandangannya tersendiri terkait batalnya Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 Kertajati, Majalengka.

Autoride – Sirkuit Grand Kertajati Aerocity, Majalengka, Jawa Barat yang sedianya menjadi tuan rumah Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 pada 19-20 April akhirnya menyerah. Kondisi trek bekas sawah yang berlumpur tidak memungkinkan untuk menjadi lahan balapan. Heru Rubyanto selaku Owner Tim Balap Eurostar pun memberikan komentarnya.

“Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Kertajati, Malajengka, Jawa Barat ini akhirnya panitia memutuskan untuk ditunda. Kabarnya dari panitia akan memutuskan di hari Selasa (22/4). Untuk Eurostar Racing Team sebenarnya ketika kita memutuskan untuk jalan ke satu event dan kita sudah mempersiapkan semuanya, kita tidak menyerah atau mundur,” buka Heru.

Your Community Partner

Tapi karena panitia atau penyelenggara dari Pangarang Racing Team Indonesia menyatakan balapan tidak bisa dijalankan dan ditunda, akhirnya Heru dan tim memutuskan juga untuk beres-beres dan kembali ke Jakarta, sambil mempersiapkan untuk event berikutnya.

Kondisi trek saat survei lintasan

“Tadi juga sempat dengar dari panitia kalau Putaran 1 dan Putaran 2 akan digabung, kita masih tunggu keputusannya. Kalau dari segi tim kita sendiri seharusnya semuanya sudah dipersiapkan dengan baik. Bahkan sampai hari, Sabtu (19/4) kita juga masih melakukan setting-setting mobil,” papar Heru.

Kalau untuk evaluasi tim sendiri, disebutkan Heru mungkin persiapannya agar bisa lebih matang lagi untuk event-event berikutnya. “Yang sekarang juga sudah baik persiapannya, tinggal menyatukan kekompakan saja. Karena tidak mudah menyatukan banyak kepala dan ini mungkin juga dialami oleh tim-tim lain. Bukan hanya kita saja,” katanya.

Terkait pernyataan Heru yang sebelumnya menyatakan bahwa trek di Kertajati bisa digunakan untuk balap, maka dirinya juga memberikan klarifikasinya.

Kondisi paddock juga berlumpur tebal

“Sebelumnya memang kita sudah melakukan test track, dan saya menyatakan trek siap dan bisa dilewati. Karena waktu kita melakukan test track kondisinya memang bagus. Tapi ada satu dan lain hal yang tidak menutup kemungkinan. Di mana saat kita melakukan test track, kita hanya satu sampai dua mobil. Tapi ketika dilewati banyak mobil, mungkin trek berubah dan kondisi tanah yang lembek makin lama semakin mendem.”

Your Community Partner

“Nah itu harusnya kebijakan panitia untuk melakukan perbaikan-perbaikan pada sektor-sektor yang sudah saya infokan sebelumnya. Tapi begitu kita survei di hari Jumat (18/4), banyak juga mobil yang nyangkut. Dan di titik-titik yang kita sebutkan untuk diperbaiki, ada beberapa yang cuma diratakan dan tidak dilakukan solusi seperti pemadatan atau apa gitu.”

“Dan akhirnya kita memandang ketika itu tidak dilakukan ya risiko seperti itu (batal) pasti ada. Mungkin kalau saat itu masukan-masukan kita dijalankan, kemungkinan kecil untuk terjadi pembatalan,” pungkasnya. (Maston/Foto: Tono)

Mekanik Eurostar Racing Team masih melakukan setting mobil sebelum akhirnya balapan ditunda
Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *