Car RacingHighlightRacing

Mercedes 190 Gak Kalah Tangguh dan Langsung Podium di Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Sirkuit POJ City Semarang

Agung Nugroho dan navigator Yan Kristianto menggeber Mercedes 190 pada Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Sirkuit POJ City Semarang.

AUTORIDE.CO.ID – Untuk pertama kalinya dalam sejarah balap rally di Indonesia, Mercedes 190 ikut menjadi salah satu peserta. Ya, Mercedes 190 menjadi salah satu peserta di Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025 yang berlangsung di Sirkuit POJ City Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 18-19 Oktober lalu.

Agung Nugroho sebagai driver didampingi oleh co-driver Yan Kristianto dengan bendera Gazpoll Racing Team yang juga branding Mercedes-Benz Club Indonesia (MB Club INA) tampil begitu luar biasa.

Your Community Partner

Turun di Kelas R2, mereka mengakhiri perjalan dengan menaiki podium kelima. Ini merupakan pencapaian yang tidak mudah. Mengingat mobil juga barus pertama kali turun balap Kejurnas Sprint Rally juga masih dalam tahap pembangunan.

Apalagi Agung dan Yan harus melawan para kompetitor yang telah lebih dulu ikut di beberapa putaran sebelumnya. Sebut saja Rifat Sungkar berama sang anak El Mayka dengan mobil balap andalannya BMW E30. Dan beberapa pembalap lainnya mengandalkan Toyota Corolla DX.

BYD Hadir di Indonesia Infrastructure and Sustainability Forum (IISF) 2025

“Kebetulan saya memakai Merce, Alhamdulillah Merce juga gak kalah tangguhnya dengan mobil-mobil itu,” kata Agung.

Mercedes 190 yang digeber oleh Agung dan Yan pun mampu memberikan hasil memuaskan. Pada SS1 bisa kemas waktu 6 menit 14.1 detik. Lalu di SS2 6 menit 58.5 detik. Kemudian di SS3 6 menit 19.8 detik. Puncak prestasinya di SS4 dengan torehan terbaik 4 menit 56.3 detik.

Your Community Partner

“Kebetulan di SS1 itu malam harinya hujan jadi ecek sekali. Akhirnya kita tidak begitu bagus untuk catatan waktunya. Ada kendala juga di SS2 (trouble as roda putus),” sambung Agung.

“Turun balap menggunakan Merce pasti cukup seru. Apalagi jika ada kendala-kendala di lapangan yang harus cepat kita atasi. Terutama di SS2 kita harus bongkar sampai jam 2 pagi, itu baru selesai untuk bisa lanjut ke SS3,” beber Yan.

“Kebetulan kita di SS4 cuaca mendukung kondisi kering dan panas. Kita dari peringkat ke 7 bisa masuk ke peringkat ke 5, Alhamdulillah jadi juara 5,” pungkas Agung. (Maston/Foto: Rizky DRM)

Trek Becek Bikin Mekanik dan Pembalap Asamada 92 Motorsport Puyeng

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *