Koh Petrus dan Kukuh Prihastowo Petik Pelajaran Berharga di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally Semarang 2026
Koh Petrus dan Kukuh Prihastowo harus menyelesaikan balapan lebih cepat di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally Semarang 2026 akibat kerusakan mesin.
AUTORIDE.CO.ID – Perjuangan pembalap asal Yogyakarta, Koh Petrus, bersama navigator Kukuh Prihastowo dari Team Castrol Motorsport harus berakhir lebih cepat pada Putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 yang berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, Jawa Tengah, 6-7 Juni 2026.
Mengandalkan Mitsubishi Galant dan turun di Kelas R3, pasangan ini terpaksa menghentikan langkahnya akibat kendala teknis pada mesin saat Special Stage (SS) 1.
“Kami datang dengan target merasakan tenaga mesin yang lebih besar dibanding tahun lalu. Puji Tuhan, rasanya sudah mendekati sesuai yang saya harapkan, bertenaga dan suspensi mendekati stabil,” ungkap Koh Petrus.
Sayangnya, harapan untuk tampil maksimal harus terhenti lebih awal. Gangguan pada mesin membuat mobil tidak dapat melanjutkan perlombaan setelah SS1.
“Sayangnya kami harus berhenti di SS1 karena mesin mengalami kerusakan dan tidak dapat dilanjutkan. Kami mohon maaf kepada semua sponsor dan teman-teman yang sudah menantikan hasil kami. Kami akan belajar dari hal ini dan bersiap lebih baik lagi. Terima kasih sudah setia mendukung kami,” ujarnya.
Usai SS1, tim mekanik Castrol Motorsport langsung bekerja keras melakukan perbaikan di paddock. Berbagai upaya dilakukan hingga Sabtu malam (6/6) demi mengembalikan performa mobil agar bisa lanjut bertanding pada SS berikutnya. Namun, kendala yang dialami ternyata tidak dapat diselesaikan tepat waktu.
“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Tim mekanik juga bekerja sampai malam, tetapi mobil tetap tidak bisa lanjut untuk SS3 dan SS4. Mudah-mudahan di seri 3 nanti kami bisa membuat kejutan. Yang terpenting, kami mendapatkan pengalaman berharga agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkas Koh Petrus.
Meski gagal finis, Koh Petrus dan Kukuh Prihastowo tetap membawa pulang pelajaran penting yang akan menjadi bekal untuk menghadapi putaran berikutnya.
Sementara itu, kehadiran Mitsubishi Galant yang digunakan Koh Petrus cukup menarik perhatian. Mobil generasi pertama tersebut mengandalkan mesin S-Beam yang telah dipersiapkan khusus untuk menghadapi lintasan sprint rally.
Meski banyak pecinta otomotif menganggap mobil dengan karakter klasik seperti Galant lebih cocok dipertahankan sebagai koleksi, Koh Petrus justru memilih membawanya ke arena kompetisi. Keren Koh! (Maston/Foto: Dok. Koh Petrus)





