Car RacingHighlightRacing

Dadi & Athalla: Trek Hancur, Bagus Juga Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 Kertajati Ditunda

Dadi Surya Adha dari Eurostar Racing Team berkomentar positif soal ditundanya Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Kertajati, Majalengka.

AutorideEurostar Racing Team yang sedianya menurunkan 7 mobil balap, terpaksa harus pulang dengan tangan kosong karena ditundanya Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Kertajati, Majalengka. Meski kecewa dengan keptusan penyelenggara, namun Dadi Surya Adha yang menjadi salah satu andalan Eurostar Racing Team di satu sisi juga mengaku senang.

Sebelum balapan berlangsung yang seharusnya digelar pada tanggal 19-20 April 2025 di Sirkuit Grand Kertajati Aerocity, Majalengka, Jawa Barat, Dadi juga telah melakukan test track lebih dulu. Tidak sendirian, saat test track pada Selasa, 15 April 2025, Dadi juga bersama owner Tim Balap Eurostar (Heru Rubyanto) dan perally wanita Qanita Syahshiyah.

Your Community Partner

“Saya sebelumnya juga pernah cobain trek pada hari Selasa sebelum balapan, saat itu treknya memang agak berlumpur tapi masih bisa dilewatin. Pak Heru pakai BMW E46 dan saya pakai Proton bisa sampai finish. Meski saya saat itu ada kendala dengan kampas kopling yang sudah habis,” buka Dadi saat berbincang dengan Autoride.

Dadi (kanan) bersama rekan setimnya Athalla Keandra Ghalin Farras

Menurut Dadi, pada saat pertama survei, terlihat trek itu cukup oke dan penuh tantangan tersendiri bagi pembalap. Namun diluar kendali manusia, trek bekas sawah tersebut diguyur hujan deras disertai angin badai pada Jumat, 18 April. Hal ini tak pelak membuat trek semakin hancur dan berlumpur. Sehingga tak bisa dilewati para pembalap dan akhirnya balapan ditunda.

“Menurut saya bagus juga kalau akhirnya balapan Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Kertajati ini ditunda. Karena kalau pun dipaksain juga takutya malah jadi banyak PR, mobil balap rusak parah dan kita punya PR buat rapih-rapihinya. Dan bisa saya katakan secara garis besar treknya hancur,” jelas Dadi yang berpasangan dengan Fadil sebagai navigator.

“Kalau saya gak sempat ikut test track pada Selasa kemarin karena masih sekolah. Tapi kalau berdasarkan dari hasil survei saya kemarin (Jumat, 18 April), mungkin trek ini hanya bisa dilewati oleh perally-perally senior. Mungkin untuk saya yang masih tergolong pembalap baru akan kesusahan untuk melewati treknya,” papar Athalla Keandra Ghalin Farras.

Your Community Partner

“Sebelum hujan badai saya masih sempat survei trek dan masih berani. Tapi setelah hujan badai sepertinya sudah tidak berani lagi. Pas survei trek saya pakai Jeep dan Subaru, dan saat pakai Subaru mobil tidak bisa gerak sama sekali sampai akhirnya dibantu oleh mobil rescue,” imbuh Athalla.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun Autoride, penyelenggaraan Putaran 1 dan Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2025 akan digabung. Sebagai penyelenggara ada gabungan dari Jangkar Biru (Muhammad Yassin Kosasih), Gazpoll Racing Team (Tomi Hadi), dan Volcano (Abah Iman).

Setidaknya ada tiga opsi tempat yang akan menjadi sirkuit atau trek. Pertama di Meikarta, Jalak Harupat (Bandung), dan menjadi sirkuit cadangan yaitu di Cikembar (Sukabumi). Dan balapan akan berlangsung selama 3 hari pada mulai Jumat hingga Minggu ( 09 – 11 Mei 2025). (Maston/Foto: Dok. Eurostar RT)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *