Car RacingHighlightRacing

Bimo Variant Selangkah Lagi Bawa Garasi 350 Racing Team Juara Umum

Bimo Variant, pembalap Garasi 350 Racing Team berpeluang menggondol juara umum Kelas Avantgarde pada balapan MOMRC 2023.

Autoride – Putaran 5 Mercedes One Make Race Championship (MOMRC) 2023 yang menjadi bagian dari ajang Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM) berlangsung meriah pada akhir pekan kemarin, 21-22 Oktober 2023. Bimo Variant, pembalap Garasi 350 Racing Team yang turun di Kelas Avantgarde pada balapan MOMRC 2023 berpeluang menggondol juara umum.

Hasil dari balapan di putaran 5 kemarin memang kurang maksimal bagi Bimo. Kepada Autoride, Bimo mengatakan bahwa sejak babak kualifikasi, pembalap yang turun mengandalkan mobil balap MB W190E ini mengaku alami kendala di bagian kaki-kaki.

Your Community Partner

“Di sesi kualifikasi hasilnya belum maksimal, masih ada sedikit PR di sokbreker. Jadi sokbreker depan kanan saya lepas dari tempatnya karena mungkin karena sudah umur. Pas di lap pertama saya hard breaking di tikungan R1, habis itu langsung lepas. Jadi saya cuma bisa dapat nomor start di posisi 4 baik over all maupun di kelas Avantgarde,” buka Bimo.

Bimo Variant, pembalap Garasi 350 RT

“Saat balapan saya sempat leading. Di lap pertama saya sudah di posisi 3, hampir dua lap. Karena mesin saya 4 silinder dibanding yang lain di Kelas Avantgarde yang rata-rata pakai 6 silinder, jadi memang agar kurang kompetitif di trek lurus. Cuma dapat benefit saat di belokan, karena mesin 4 silinder lebih enteng dibanding 6 silider,” jelas Bimo.

Saat sudah berada di posisi 3, Bimo justru melorot lagi ke urutan 4. Bahkan harus mundur satu nomor ke posisi 5. Sebelum akhirnya kembali lagi ke urutan 4. Dan pada saat balapan memasuki lap 7, Bimo sudah cukup jauh tertinggal dari pembalap di depannya yang sama-sama turun di Kelas Avantgarde.

“Di lap 8 ada masalah di tikungan S gede yang ada tumpahan oli, membuat saya melintir dan masuk ke gravel. Setelah kita telusuri, selain kena oli juga ternyata ada masalah dengan rem yang blong,” jelas Bimo yang harus puas terhenti di lap 8 dari 10 lap yang seharusnya dia selesaikan.

Meski tak bisa finish hingga 10 lap, namun dari regulasi yang diterapkan promotor MOMRC, Bimo tetap berhak mendapatkan poin 80 persen. “Tetap masih lumayan, di kelas saya dapat posisi 5 dan di over all juga di posisi 5. Jadi tetap ada tambahan poin.”

Your Community Partner

Tambahan poin tersebut membuat Bimo kini tetap berada di posisi teratas klasemen sementara dengan torehan 120 poin. Catatan poin tersebut memang beda tipis dengan Muhammad Yassin Kosasih, pembalap Gazpoll Racing Team yang berada di runner up dengan 118 poin. “Alhamdulillah ada tambahan poin, karena sedang kejar-kejaran dengan Pak Yassin dan Pak Tomi Hadi,” singkat Bimo.

Berada di puncak klasemen sementara, tak membuat Bimo jumawa. Justru dirinya merasa harus lebih mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi putaran pamungkas yang akan diselenggarakan pada pertengahan bulan November mendatang di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

“Seri terakhir paling mobil disehatin aja dari sisi mesin, suspensi harus lebih maksimal. Karena saya setiap balapan saya tidak bisa latihan karena tidak bisa ninggalin kerjaan. Jadi hanya ikut kualifikasi dan langsung race di hari Minggu-nya,” papar Bimo yang bekerja di Pelita Air.

Sementara itu, Bimo mulai turun balap pakai Corolla DX di tahun 2009. Hanya setahun dan stop balap. Dua tahun kemudian kembali balapan dengan Alfa Romeo Giulia di Kelas Klasik dan Retro. Mulai tahun 2015 menjajal kemampuannya di Kelas MOMRC. Tahun 2017 sempat cicipi ketatnya kompetisi di ETCC. (Maston/Foto: Dok. MOMRC)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *