Car NewsHighlightNews

Chery TIGGO PHEV Tampil Perdana di Dunia, Kapan Masuk Indonesia?

Chery International memperkenalkan Chery TIGGO PHEV, yaitu TIGGO 7 PRO e+ dan TIGGO 8 PRO e+ dalam konferensi global pada tanggal 20 April.

Autoride – Untuk pertama kalinya para mitra diler dari seluruh dunia diberikan kesempatan menjajal TIGGO PHEV, yaitu TIGGO 7 PRO e+ dan TIGGO 8 PRO e+, yang merupakan dua produk hybrid plug-in dari keluarga TIGGO.

Kedua kendaraan dengan energi terbarukan ini sepenuhnya mendemonstrasikan kekuatan teknis terkemuka Chery di bidang tenaga hybrid, yang mampu memberikan performa serba guna dengan energi lebih rendah konsumsi dan kekuatan yang semakin hebat.

Your Community Partner

TIGGO PHEV dibangun dengan teknologi inti PHEV Chery dengan teknologi DHT yang pertama di dunia, yaitu terdiri dari “3-engine, 3-speed, 9-mode, 11-speed" untuk menyesuaikan titik pengoperasian mesin, ditambah dengan koordinasi motor ganda, menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi.

Chery telah mewujudkan integrasi tinggi dari motor ganda, pengontrol motor, dan kotak roda gigi untuk pertama kalinya. Teknologi DHT dipasangkan dengan mesin hybrid 1.5T dan baterai dengan kepadatan energi tinggi, sehingga menghadirkan kinerja bahan bakar dan listrik yang super, serta masa pakai baterai yang komprehensif hingga hampir 1.000 km.

“Chery International mengadakan konferensi global untuk diler Chery dari seluruh dunia untuk memberikan update terbaru akan strategi global Chery untuk produk dan pemasaran dan memberikan informasi perkembangan teknologi Chery untuk memenuhi kebutuhan konsumen di masa mendatang,” ujar jelas Shawn Xu, President PT Chery Sales Indonesia dan Vice President Chery International.

“Perwakilan diler dari Indonesia juga hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara, termasuk kesempatan untuk melakukan test drive dengan dua model TIGGO PHEV, yaitu TIGGO 7 PRO e+ dan TIGGO 8 PRO e+. Kami senang sekali melihat mereka sangat terkesan dengan TIGGO PHEV ini,” sambung Shawn Xu.

Your Community Partner

TIGGO 8 PRO e+
TIGGO 8 PRO e+ memiliki mesin hybrid 1.5T dan mampu menghasilkan akselerasi dari 100 km/jam dalam waktu 7,5 detik. Saat mobil melalui tanjakan, daya tetap dan stabil. Untuk daya baterai akan dipulihkan dengan mengisi energi secara otomatis saat menuruni tanjakan atau pengereman.

TIGGO 8 PRO e+ memiliki keunggulan utama dengan adanya instrumen panel LCD 12,3 inci, layar pengontrol pusat 12,5 inci, dan LCD AC layar sentuh 8 inci yang seluruhnya membawa kesan mewah. Dengan LCD yang berteknologi tinggi, tampilan panorama 360° pada layar juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengemudi saat melalui tikungan sempit atau memarkirkan kendaraannya.

Selain itu, TIGGO 8 PRO e+ juga dilengkapi dengan lebih dari sepuluh fungsi ADAS sangat berfungsi untuk meningkatkan keselamatan selama perjalanan. Selebihnya, kemewahan TIGGO 8 PRO e+ akan dapat terus dinikmati dengan fitur entertainment yang terdiri dari 8-speaker surround sound merek SONY, cahaya ambient multi-warna dan, sunroof panoramik berukuran besar.

TIGGO 8 PRO e+ juga dapat menghadirkan daya jelajah listrik murni sejauh 75 km. Respon tenaganya yang cepat dan sangat senyap pada kecepatan rendah dan sedang, mampu memberikan pengalaman kenyamanan, sebagaimana yang dirasakan bila berkendara dengan kendaraan listrik murni.

Jika lebih banyak tenaga yang dibutuhkan untuk akselerasi atau tanjakan, mesin akan mengintervensi secara cerdas, dan dapat menghadirkan berbagai bentuk kombinasi tenaga seperti seri dan paralel, serta selalu mempertahankan kondisi keluaran tenaga terbaik.

TIGGO 7 PRO e+
Sementara itu, TIGGO 7 PRO e+ sebagai produk PHEV pertama Chery dengan desain tampilan energi baru, merupakan SUV mewah ringan dengan konfigurasi teknologi dan tampilan penuh gaya yang dirancang untuk keluarga.

Bodi dua warna dengan desain atap gantung, low-drag wheels, dan spoiler belakang berwarna gradasi electro-optical blue dengan bentuk eksterior sporty akan semakin menambah ketertarikan anak muda. Kekayaan konfigurasi teknologi TIGGO 7 PRO e+ juga semakin terasa dengan layar ganda 24,6 inci, ditambah dengan tailgate elektrik induktif yang lengkap dan pengisian daya nirkabel untuk ponsel.

Yang masih menjadi misteri, kapan kedua produk tersebut masuk pasar Indonesia? (Maston/Foto: CSI)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *