Car RacingHighlightRacing

Comeback Penuh Perjuangan, Victor Loreno Raih Podium 3 di Kejurnas Sprint Rally Batang 2026

Victor Loreno dan navigator Dimas meraih podium tiga Putaran 4 Kejurnas Sprint Rally Batang 2026 bersama Gazpoll Racing Team.

AUTORIDE.CO.ID — Pereli asal Semarang, Victor Loreno K, bersama navigator Dimas Adhi S, kembali menunjukkan kiprahnya di ajang Kejurnas Sprint Rally 2026. Tergabung dalam Gazpoll Racing Team, keduanya tampil pada Putaran 4 yang berlangsung di Sirkuit Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah, 26–27 September 2026.

Keikutsertaan Victor di Batang menjadi bagian dari comeback dirinya di dunia sprint rally. Setelah sempat absen pada Putaran 3 di Pasuruan, Jawa Timur, Victor mengaku semakin serius untuk kembali aktif mengikuti kompetisi sprint rally.

Your Community Partner

Menariknya, saat balapan di Batang, Victor dalam kondisi yang belum sepenuhnya pulih. Ia merupakan salah satu korban tragedi tribun ambruk pada Kejurnas Drift 2026 di Purwokerto beberapa waktu lalu. Cedera pada bagian kaki membuatnya masih harus berjalan pincang, namun rasa rindu terhadap atmosfer balap membuat Victor tetap memaksakan diri untuk kembali menggeber mobilnya.

“Jadi saya absen di Putaran 3 Kejurnas Sprint Rally 2026 di Pasuruan, Jawa Timur. Dan di Putaran 4 ini sebenarnya kaki masih pincang buat jalan, belum sembuh sempurna. Masih ngilu-ngilu. Tapi tetap saya paksakan gas karena saking rindunya di balap sprint rally,” ujar Victor.

Dari sisi persiapan, mobil Toyota Corolla DX yang digunakan Victor juga mendapat pengembangan lebih jauh dibandingkan saat tampil di Putaran 2 di POJ City Semarang. Meski demikian, kendala minor masih muncul ketika mesin tidak mampu berputar lebih dari 4.000 rpm.

Kondisi tersebut semakin menantang karena Victor menggunakan ban bekas. Kembangan ban depan tersisa sekitar 20 persen, sementara ban belakang berada di kisaran 50 persen. Situasi ini membuat Victor harus mengatur akselerasi dengan lebih hati-hati agar tetap mampu menjaga ritme sepanjang perlombaan.

Sementara itu, karakter lintasan KITB Batang juga memberikan tantangan tersendiri. Menurut Victor, layout trek sangat bagus, tetapi kondisi permukaan berubah drastis setelah SS1. Sejumlah bagian lintasan memiliki rel-rel dalam dengan jebakan di sisi kanan dan kiri, termasuk pasir yang dapat membuat mobil terhisap atau bahkan terlempar keluar trek.

Your Community Partner

Selain itu, batu-batu besar yang muncul dari dalam tanah akibat dilalui mobil-mobil Rally RC dengan spesifikasi penuh juga menjadi ancaman yang harus diantisipasi.

“Jadi strateginya saya pakai jurus harus sabar, smooth, main rapi. Dan main kenceng hanya saat di bagian trek yang benar-benar open untuk itu,” tegas Victor, yang juga merupakan pemilik Victor Garage.

Strategi tersebut berbuah hasil positif. Victor Loreno bersama navigator Dimas berhasil mengamankan podium ketiga meski harus bertarung dengan mesin 5K dan single carburetor.

“Alhasil bisa meraih podium 3, walau dengan mesin 5K dan single carburetor. Yang mana cuma seperempat tenaga dari spek mobil lawan-lawan saya,” pungkas Victor yang turun di Kelas R1.

Hasil podium di Batang sekaligus menjadi penanda positif bagi comeback Victor di sprint rally dan membuka peluang dirinya untuk semakin serius kembali mengikuti ajang balap tersebut. (Maston/Foto: Dok. Victor)

Victor Loreno (kanan) dan Dimas

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *