CommunityHighlightMotorcycle Community

Deklarasi SSFC Toraja Sambil Mengenal Museum Ne’ Gandeng

Suzuki Satria F150 Club (SSFC) semakin memperbanyak chapter. Teranyar baru saja dilakukan deklarasi SSFC Toraja.

Autoride – Klub bikers penggeber Suzuki Satria F150 di Indonesia jumlahnya cukup banyak. Tak heran hal tersebut juga membuat komunitas maupun klubnya tumbuh subur. Seperti yang dialami oleh Suzuki Satria F150 Club (SSFC). Di mana mereka baru saja melangsungkan deklarasi SSFC Toraja.

Acara deklarasi dilakukan pada tanggal 25 – 26 Juni 2022 lalu. Berlangsung di kawasan objek wisata Museum Ne’ Gandeng Toraja Utara, deklarasi SSFC Pengda Toraja dihadiri ratusan bikers dari berbagai lintas bendera komunitas maupun klub sepeda motor.

Your Community Partner

Sedikit info tentang Museum Ne’ Gandeng. Dikutip dari Wikipedia, nama Museum Ne’ Gandeng berasal dari nama salah satu tokoh masyarakat Toraja yang bernama Ne’ Gandeng. Museum Ne’ Gandeng terdiri dari beberapa bangunan yang menerapkan gaya arsitektur Tongkonan. Koleksi Museum Ne’ Gandeng berupa batu menhir, patung Ne’ Gandeng, patung kerbau, dan gong belang.

Selain koleksi benda-benda bersejarah, Museum Ne’ Gandeng juga memiliki pondok-pondok yang berbentuk rumah adat Toraja. Museum yang kepemilikan dan pengelolaan dilakukan oleh Keluarga Besar Ne’ Gandeng ini juga kerap kali menjadi tempat wisata dan tempat upacara adat bagi masyarakat Toraja.

-> Komunitas WR Owners Indonesia (WOI) Purwakarta Asah Skill Riding Offroad

deklarasi ssfc toraja

Kembali ke deklarasi SSFC Pengda Toraja. Agenda acara dimulai dengan penjemputan para bikers yang hadir dari luar daerah. Setibanya di lokasi acara mereka langsung registrasi yang disambut dengan alunan musik DJ Anize Shinhye. Acara semakin meriah saat obagian doorprize, penyerahan plakat. Tidak hanya sekadar deklarasi, namun di saat yang sama juga dilakukan kegiatan baksos di sekitar tempat acara.

Your Community Partner

“Tema acara deklarasi adalah misa kada di potuo pantan kada di pomate. Maknanya mengajak kita senantiasa bersatu dalam berbagai macam masalah. Yang hadir kurang lebih 300 bikers baik dari SSFC Sulselbar maupun dari bikers Toraja lainnya. Terima kasih untuk sponsor acara knalpot Lone Rider dan Sophia Printing,” ungkap Maxi Palembangan, Wakil Ketua SSFC Pengda Toraja.

Berdirinya SSFC Pengda Toraja memiliki visi menjadikan SSFC Pengda Toraja sebagai wadah berkegiatan yang positif bagi pemilik dan pengguna Suzuki Satria F150. Dengan misi membangun kebersamaan dan persaudaraan serta memberikan benefit nyata bagi anggota, serta mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan teknik otomotif khususnya motor Satria F150.

-> Cara Mudah Merawat BateraiLithium-ion All New Ertiga Hybrid

deklarasi ssfc toraja

Sebelum deklarasi, awal mulanya mereka mengusung nama SFCT (Satria F150 Club Toraja), yang dibentuk oleh 5 Founder yaitu, Efra, Eko, Tian, Teo, dan Malik. SFCT terbentuk sejak 15 Oktober 2016 silam. Seiring berjalannya waktu, mereka bertemu dengan Rival dari SSFC Palopo. Dari pertemuan tersebut muncul ide untuk SFCT gabung dengan SSFC.

Dari ide tersebut, lalu mereka minta diadakan Kopdargab seri 5 di Toraha pada tanggal 6 – 7 Januari 2018. Dan pada forum ke-9 di Kendari, resmi ditetapkan menjadi SFCT ditetapkan menjadi SSFC Capengda Toraja (Capengda atau Calon PengurusDaerah). Setahun kemudian di forum 10 di Makassar, SSFC Capengda Toraja resmi ditetapkan menjadi SSFC Pengda Toraja. Hingga akhirnya resmi deklarasi.

Sebagai club baru, SSFC Pengda Toraja saat ini baru memiliki sebanyak 15 member. Untuk terus mengibarkan bendera dan memperkenalkan klubnya ke publik, mereka juga punya cara jitu dengan beragam kegiatan seperti l diklat, hadir di forum Sulselbar, hingga gabung ke kopdargab Sulselbar. (Maston/Foto: SSFC Pengda Toraja)

-> Galeri Foto: Detail Tampang Keren New Honda ADV 160

deklarasi ssfc toraja

Susunan kepengurusan
Ketua: Prasetya Adi #3367
Wakil: Maxi Palembangan #3364
Sekretaris: Gosmen #3372
Bendahara: Jeng #3366
Penasehat : Delki 2927
Anggota:
-Karlos #3370
-Junandri #3466
-Faisal : partisipan
-Hheri : partisipan
-Neng :partisipan
-Ardin : patisipan
-Apri : partisipan
-Yunus : partisipan
-Putra : partisipan
-Ekki : partisipan

Sekretariat : Kamali Pentalluan (dekat terminal Makale Tana Toraja)
Lokasi kopdar: sekitaran Bundaran Kolam Makale Tqna Toraja (digelar setiap malam Minggu)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *