HighlightMotorcycle RacingRacing

Gerhard Lukita Torehkan Prestasi, Perdana Juara Balap Motor di Kejurnas Taiwan

Gerhard Lukita, pembalap mobil asal Indonesia ini baru saja menorehkan prestasi saat turun di Kejurnas Taiwan TSR 2025 pada Minggu, 27 April 2025.

Autoride – Meski sedari kecil lebih akrab dengan balap mobil, namun ternyata Gerhard Lukita mempunyai bakat tersembunyi sebagai pembalap motor. Tak main-main, Gerhard baru saja tercatat sebagai jawara dalam ajang Putaran 1 Kejurnas Taiwan TSR 2025 yang dipentaskan di Sirkuit Tainan Anding, Taiwan.

Turun di Kelas 125D, sejak babak kualifikasi penampilan Gerhard memang sudah tak diragukan lagi. Hasilnya, dengan mengandalkan motor balap SYM Jet SL, pria ramah ini berhasil cetak rekor Pole Position dengan waktu 49.6 detik. Saat balapan berlangsung, Gerhard semakin bringas dan mampu finish terdepan.

Your Community Partner

“Kemarin Seri 1 atau pembukaan di tahun 2025, akan ada total 5 seri Kejurnas di tahun ini di luar event-event Kejurda 2 sampai 3 putaran yang akan saya ikuti,” ujar Gerhard kepada Autoride. Gerhard menyebut, menjadi penyelenggara dari event Kejurnas Taiwan TSR 2025 adalah TSR (Taiwan Spirit Rider) yang dinaungi oleh FIM.

Gerhard pun menceritakan bagaimana awal mulanya bisa terjun sebagai pembalap motor. Padahal sebelumnya dirinya mengaku tidak pernah, bahkan tidak bisa mengendarai sepeda motor. Perkenalannya dengan sepeda motor berawal pada saat dirinya menempuh pendidikan di Taiwan hingga datangnya pandemi covid-19.

“Awalnya sudah balap di roda 4 mulai dari gokart pada umur 5 tahun, sampai balap mobil di umur 12 tahun. Setelah mendapatkan beberapa gelar juara nasional di Indonesia, tahun 2018 berangkat ke Taiwan untuk studi S1 dan S2, tetap bolak balik Indonesia untuk balap,” ungkap Gerhard.

“Tetapi waktu itu covid, sempat tidak pulang ke Indonesia selama tiga tahun. Karena bosan di Taiwan, akhirnya memutuskan untuk belajar naik motor, sampai akhirnya terjun ikut balapan Kejurda, dan sempet dapat beberapa podium. Lalu ada tim namanya PSRP Racing Team yang approach aku, mengundang untuk ikut tim mereka sebagai pembalap profesional di ajang Kejurnas,” jelas Gerhard.

Your Community Partner

Dari awalnya hanya iseng-iseng, sampai akhirnya Gerhard memberanikan diri terjun ke ajang balap Kejurnas secara profesional. “Dan tahun ini berhasil jadi Juara 1. Tentu dengan dukungan semua sponsor, PSRP Brake Pads, WF Racing Parts, Wei Sheng wokrshop, Safeforyou Apparel, dan sponsor-sponsor lain juga teman-teman yang mendukung,” imbuhnya.

Sementara itu bagi Gerhard, di balap motor tingkat kesulitannya sangat tinggi. Tidak boleh ada kesalahan atau akan berakiabat fatal. Hal ini berbeda kalau di mobil, saat ada kesalahan maka mobil yang akan menjadi ‘korban’ utama. “Tapi mungkin juga karena saya dari kecil sudah di dunia roda 4, jadi butuh adaptasi ke roda 2 yang beda banget.”

“Sebelumnya aku juga gak bisa naik motor. Bahkan di Indonesia saya juga gak punya motor. Di Taiwan diem-diem dari keluarga beli motor, kebetulan di Taiwan aku tinggal di gunung, jadi awalnya naik motor di gunung, nikung-nikung ala-ala touge di Jepang gitu,” pungkas Gerhard yang juga anak dari pembalap kawakan Jimmy Lukita. (Maston/Foto: Dok. Gerhard)

Gerhard Lukita

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *