Car RacingHighlightRacing

Kejurnas Sprint Rally 2025 Jalak Harupat, Qanita: Banyak Street Yang Bisa High Speed

Qanita Syahshiyah menjadi salah satu pembalap wanita yang akan turun di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2025 Jalak Harupat.

Autoride – Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2025 digelar di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat pada akhir pekan ini, 09 – 11 Mei 2025. Pereli wanita Qanita Syahshiyah berpasangan dengan navigator Tito Pratikto siap tuntaskan seluruh tantangan dengan trek full tarmac Kejurnas Sprint Rally 2025 Jalak Harupat.

Turun di Sprint Rally dengan lintasan tarmac sejatinya bukan hal baru lagi bagi Qanita. Pasalnya pada tahun 2022 lalu dirinya juga pernah melakukan balapan Sprint Rally tarmac di Jababeka. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Qanita untuk bisa tampil apik.

Your Community Partner

“Sebelumnya saya memang sudah pernah turun di Tarmac, tapi itu terakhir tahun 2022 di sprint rally Jababeka. Jadi sudah lumayan lama ya sebenarnya. Tapi untuk event Jalak Harupat, saya merasa persiapannya sudah cukup oke dengan bantuan dari senior-senior di Eurostar Racing Team,” ujar Qanita yang akan geber mobil balap BMW E36.

Beruntung, Qanita memiliki banyak mentor yang tak lain juga merupakan pereli-pereli senior di Eurostar Racing Team. Dengan begitu, Qanita bisa banyak belajar dari mereka. “Pokoknya semuanya selalu siap bantu kalau aku butuh bantuan apapun. Mulai dari teori sampai ngajarin langsung. Jadi saya merasa cukup oke dan percaya diri untuk event Jalak Harupat,” katanya.

Qanita

Sementara untuk persiapan Kejurnas Sprint Rally 2025 Jalak Harupat, Qanita juga sudah melakukan survei trek sejak jauh-jauh hari. Hal ini dia lakukan untuk bisa memetakan segala kemungkinan baik dan buruknya saat balapan berlangsung nanti.

“Saya sudah sempat survei langsung ke trek. Kemudian setelah dilewati memang ada beberapa titik yang sempit ya. Tapi mostly jalanannya itu luas banget dan banyak juga street yang bisa high speed. Tapi kita juga harus super fokus karena bakal ada bagian yang harus dilewati dua kali.”

“Jadi kita harus bikin game plan yang benar-benar proper biar bisa dapat hasil yang lebih maksimal. Terus juga di titik-titik yang sempit, kita sudah bicarakan ke pihak penyelenggara. Dan pihak penyelenggara sudah memperbaiki kondisi di area-area itu. Jadi lebih aman untuk semua peserta,” jelas Qanita.

Your Community Partner

Soal target, seperti para pereli lainnya, Qanita berharap bisa finish dengan mobil yang utuh dan bisa naik podium. “Yang pastinya pengen banget bisa naik podium. Tapi gimana pun hasilnya, saya akan usahakan yang terbaik untuk tim saya,” pungkasnya. (Maston/Foto: Instagram @qntsyh)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *