Mau Touring ke Bromo, Perhatikan 5 Hal Berikut Agar Tetap Aman dan Nyaman
Kawasan Gunung Bromo memang menjadi salah satu destinasi touring para rides. Namun, touring ke Bromo perlu memperhatian banyak hal.
Autoride – Berwisata ke alam bebas memang sangat meyenangkan, tak ubahnya ke Gunung Bromo. Di Jawa Timur, Gunung Bromo memang menjadi salah satu tujuan bagi para wisatawan domestik maupun asing. Touring ke Bromo kini juga sering kali menjadi tujuan para riders.
Gunung Bromo merupakan salah satu tujuan wisata utama di wilayah Jawa Timur. Nah, pernah terpikir nggak sih untuk melakukan perjalanan naik motor ke Bromo? Selain lebih murah, juga akan membuat pengalaman liburan jadi lebih berkesan. Apalagi touring bersama dengan teman-teman.
Saat melakukan touring ke tempat wisata mengendarai motor, khususnya yang menempuh jarak ratusan atau bahkan ribuan kilometer dan memakan waktu cukup lama, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para bikers.
Mulai dari segi kondisi motor, kesiapan riders sampai dengan pemahaman rute jalan yang akan dilalui dan lain sebagainya. Instruktur Safety Riding MPM Honda jatim, Dimas Satria Kelana memberikan tips persiapan melakukan perjalanan wisata ke Gunung Bromo.
“Mengingat kondisi saat ini masih pandemi agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama di tempat wisata dan yang tak kalah penting jangan lupa membawa jas hujan di saat musim hujan seperti sekarang ini. Persiapan sebelum berkendara sangat penting agar selalu Cari Aman yakni slogan keselamatan berkendara dari Honda,” kata Dimas.
-> AHPC Nganjuk Resmi Deklarasi, Fokus Pada Kegiatan Sosial
Berikut hal – hal yang perlu dipersiapkan untuk melakukan touring ke Gunung Bromo:
1. Siapkan Kondisi Tubuh
Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan tidak mengantuk karena berkendaran di pegununggan terutama di Bromo harus ekstra dan membutuhkan konsentrasi karena melewati berbagai perjalanan perkotaan, pedesaan hingga pegunungan, jalanan aspal, jalanan rusak, maupun jalanan basah apabila terkena hujan
2. Siapkan kondisi motor
Karena perjalanan yang akan ditempuh cukup panjang maka kondisi motor harus prima. Lakukan seris motor secara berkala di AHASS agar motor dalam kondisi aman dan nyaman.
Dalam servis berkala, motor akan diperiksa secara detil mulai dari kelayakan ban, kondisi sprocket- rantai, fungsi rem, kondisi oli, fungsi lampu sampai tegangan battery. Selain itu pada bagian mesin juga akan diperiksa seperti pembersihan saringan udara, CVT, karburator atau injector juga pemeriksaan kompresi. Setelah melalui perawatan berkala tersebut tentu motor kita akan siap diajak touring.
-> Ulang Tahun ke-2 Komunitas Motor Box (KOMBO) Balikpapan Dihadiri Ratusan Bikers
3. Perlengkapan berkendara
Perlengkapan berkendara menjadi modal penting untuk keamanan, kenyamanan, hingga kesehatan pengendara itu sendiri. Selain menggunakan helm, juga diwajibkan menggunakan riding gear yang lain seperti Jaket, sarung tangan, sepatu, celana panjang yang sesuai standart Nasional Indonesia karena fungsi riding gear sendiri sudah jelas yaitu melindungi tubuh dari benturan atau goresan saat terjatuh dari motor.
4. Tentukan rute touring
Rute jalan bisa dicek melalui aplikasi GPS atau maps untuk mengetahui estimasi waktu dan jarak yang ditempuh. Sebaiknya beristirahat setiap menempuh perjalanan selama 2 jam. Jangan lupa untuk tetap patuhi rambu lalu lintas dan marka jalan selama perjalanan touring.
5. Penggunaan rem yang tepat
Jalan berliku serta jalan naik turun emang menyenangkan seperti perjalanan menuju Gunung Bromo, akan tetapi jalan menyenangkan itu bisa menjadi jalan berbahaya kalau tidak mempunyai pengetahuan mengenai teknik berkendara , Salah satunya penggunaan rem. Penggunaan rem ini harus tepat yakni bergantian antara depan dan belakang untuk menghidari penggunaan rem yang berlebih. (Maston/Foto: MPMP)



