News

Memasuki 2026, Secure Parking Percepat Adopsi Teknologi Parkir Digital

Memasuki 2026, Secure Parking mempercepat adopsi teknologi parkir digital dan memperluas perannya dalam ekosistem smart mobility nasional.

AUTORIDE.CO.ID – PT Securindo Packatama Indonesia (Secure Parking) menutup tahun 2025 di tengah percepatan transformasi industri perparkiran nasional, dengan pertumbuhan operasional dan digitalisasi yang semakin nyata.

Sepanjang tahun ini, perusahaan mencatat ekspansi lokasi strategis, serta penguatan adopsi teknologi yang menjadi fondasi pergeseran model bisnis Secure Parking, dari semata operator menuju pengelola sistem dan aset berbasis teknologi.

Your Community Partner

Sepanjang 2025, Secure Parking mengelola sekitar 1.700 lokasi parkir di seluruh Indonesia, mencatat pertumbuhan 11,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi wilayah di luar Jawa juga terus menguat, mencerminkan ekspansi bertahap ke wilayah pertumbuhan baru di luar pusat ekonomi tradisional.

Sepanjang periode yang sama, perusahaan telah menangani parkir kendaraan di berbagai wilayah Indonesia melalui jaringan operasional yang semakin terintegrasi dan terdigitalisasi.

Adopsi aplikasi eNOS terus berkembang sepanjang 2025, seiring pergeseran perilaku pengguna menuju sistem parkir yang lebih cashless, ticketless, dan berbasis aplikasi, serta menjadi salah satu pendorong transformasi layanan Secure Parking.

“2025 adalah tahun ketika transformasi industri parkir bergerak dari konsep menjadi dampak nyata. Kami melihat perubahan besar dalam perilaku pengguna, percepatan teknologi, dan kebutuhan sistem yang lebih transparan serta efisien,” ujar Rustam Rachmat, Managing Director Secure Parking.

“Di 2026, langkah kami jelas: memperluas jangkauan teknologi eNOS, memperkuat integritas operasional, dan mengambil peran strategis dalam pengembangan ekosistem smart mobility Indonesia,” imbuh Rustam.

Your Community Partner

Memasuki 2026, Secure Parking menargetkan pertumbuhan jumlah lokasi sebesar 15%, dengan fokus ekspansi ke Ambon, Aceh, Ternate, dan Jayapura. Perusahaan juga menargetkan implementasi eNOS di sekitar 180 lokasi tambahan.

Selain ekspansi geografis,perusahaan juga akan memperkuat pemanfaatan data-driven mobility analytics sebagai dasar pengambilan keputusan operasional dan pengembangan kemitraan, serta menyiapkan investasi lanjutan di bidang digitalisasi untuk mendukung efisiensi dan pengembangan fitur baru pada EPS dan eNOS.

“Industri perparkiran tengah memasuki era baru, di mana teknologi, integritas, dan pengalaman pengguna menjadi fondasi tata kelola mobilitas urban. Secure Parking siap memainkan peran strategis yang lebih kuat,” pungkas Rustam. (Maston/Foto: ist)

Grand Indonesia

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *