Mengenal dan Cara Merawat Suspensi Upside Down (USD)
Saat ini, beberapa produk terbaru sepeda motor Honda telah menggunakan suspensi bermodel Upside Down (USD). Lalu apa saja jenis suspensi USD?
Autoride – Suspensi jenis Upside Down (USD) diklaim ini memiliki tingkat kestabilan yang lebih baik saat dipakai berkendara, terutama saat melalui kondisi jalan rusak atau berbatu.
Maka tak heran jika suspensi tipe USD sangat digemari para bikers, terutama pecinta motor sport. Sementara itu, ada beberapa jenis suspensi USD pada sepeda motor Honda.
Berikut daftarnya:
1. Inverted Telescopic Front Suspension Type Catridge
Suspensi jenis ini mempunyai keunggulan stabilitas yang tinggi saat cornering tetapi nyaman juga saat digunakan di jalanan yang kurang baik.
Suspensi jenis ini sementara diterapkan di unit motor Honda CBR250RR dan Honda CRF250 Rally.
2. Inverted Telescopic Front Suspension Type SFF (Separate Function Front Fork)
Suspensi type SFF ini mampu memberikan kinerja yang sangat baik dan cukup kuat tetapi minim gesekan dengan menerapkan teknologi satu spring/pegas dan juga biasanya diterapkan pada motor sport adventure suspensi jenis ini sementara diterapkan di motor Honda CRF150L.

3. Inverted Telescopic Front Suspension Type SFF-BP (Separate Function Front Fork – Big Piston)
Sementara untuk suspensi jenis ini kelebihannya adalah lebih responsif dan stabilitas breakingnya lebih bagus, biasanya jenis suspensi ini diterapkan pada motor city sport. Suspensi jenis ini sampai saat ini sudah diterapkan pada beberapa motor sport terbaru Honda, diantaranya : Honda CBR150R, Honda CB150X, dan Honda CB150R Streetfire.
Suspensi jenis inverted telescopic sebenarnya mirip dengan jenis telescopic biasa, hanya saja posisi tabungnya berada di atas. Sementara as shock breaker atau front fork pipenya berada di bawah. Pada bagian as shockbreaker ini rentan terkena kotoran maupun benturan dari kerikil-kerikil yang terlempar saat berkendara.
Untuk perawatan suspensi USD pun terbilang cukup mudah. Bersihkan suspensi dari adanya debu dan kotoran yang menempel secara berkala. Cara pembersihannya cukup menggunakan air bersih dan sabun atau shampo motor dan jangan lupa langsung dikeringkan agar tidak menimbulkan karat. (Maston/Foto: Tono)



