Car ModificationHighlightModification

Modifikator Indonesia Unjuk Gigi di Jepang

Daniel Thio, modifikator Indonesia dengan modifikasi Toyota 86 unjuk gigi dalam ajang bergengsi Osaka Auto Messe (OAM) 2026 di Intex Osaka, Jepang.

AUTORIDE.CO.ID – Pada ajang bergengsi Osaka Auto Messe 2026 yang berlangsung di Intex Osaka, Jepang, pada 13-15 Februari 2026, NMAA menghadirkan sejumlah produk unggulan Indonesia. Salah satu daya tarik utama yang mencuri perhatian adalah mobil modifikasi Toyota 86 “Harmony of Waves” bernama Milly hasil kreasi Daniel Thio, modifikator Indonesia.

Toyota 86 lansiran tahun 2013 ini terlahir kembali sebagai representasi kebanggaan Indonesia yang memadukan performa monster mesin 2JZ-GTE VVTI dengan bodykit Liberty Walk yang dikerjakan oleh salah satu member NMAA yaitu Raindy dari Rainworks.

Your Community Partner

Setiap bagian mobil merupakan kolaborasi modifikator lokal yang juga menggunakan produk asli Indonesia, seperti produk cat menggunakan base coat serta airbrush dari Spider ABCA dan dilapisi oleh coating dari WetGloss. Sedangkan bagian kaki-kaki menggunakan velg 18 inci dari LBWK dipadukan dengan air suspension.

Konsep painting modifikasi ini merepresentasikan dua budaya kepulauan yang hidup berdampingan dengan laut, Jepang dan Indonesia. Laut merupakan simbol energi, ketenangan, dan koneksi lintas budaya.

Biru menggambarkan kehangatan dua budaya, persahabatan, dan cinta terhadap keindahan, sekaligus menjadi warna yang kuat di Japanese car culture modern.

Perpaduan budaya terlihat dari simbol ombak Jepang (Ukiyo-e) dan awan Mega Mendung Cirebon dari Indonesia. Keduanya menggambarkan harmoni dua elemen yang selalu bergerak dan berubah, tapi selaras, seperti hubungan dua budaya yang saling menginspirasi.

Lebih dari sekadar mobil modifikasi, mahakarya ini adalah pernyataan tegas bahwa kreativitas dan standar modifikator Indonesia siap bersaing dan diakui di level internasional.

Daniel Thio selaku owner Toyota 86 mengaku bangga bisa membawa nama Indonesia ke pameran sekelas Osaka Auto Messe. “ Kita bisa menunjukkan bahwa karya Indonesia tidak kalah dengan karya internasional. Indonesia sudah bisa bersaing dengan modifikator luar negeri,” ungkap Daniel.

Your Community Partner

Sementara itu, keikutsertaan Daniel di event OAM 2026 tak lepas dari peran National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) dalam membuktikan komitmennya untuk membawa modifikasi lokal ke tingkat global melalui program “NMAA Great of Indonesia.”

Program yang pertama kali dimulai sejak tahun 2018 ini bertujuan untuk mempromosikan produk aftermarket buatan Indonesia ke pasar internasional, serta membuktikan karya anak bangsa mampu bersaing di level dunia.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Moreno Soeprapto, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi NMAA Great of Indonesia. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini adalah langkah nyata dalam memajukan ekonomi kreatif berbasis otomotif.

“IMI berkomitmen penuh mendukung kreativitas builder dan produsen aftermarket lokal. Kehadiran kita di Osaka bukan sekadar pameran, melainkan diplomasi otomotif untuk menunjukkan bahwa standarisasi dan kualitas produk Indonesia sudah siap memenuhi selera global. Ini adalah momentum emas bagi industri otomotif kita untuk ‘naik kelas’,” ungkap Moreno Soeprapto.

Project Director IMX sekaligus Founder NMAA, Andre Mulyadi, menegaskan bahwa kehadiran mereka di Osaka Auto Messe (OAM) 2026 bukan sekadar partisipasi biasa. “Ini adalah gerakan untuk memposisikan industri otomotif Indonesia di panggung global. Kita ingin menunjukkan bahwa produk kita sanggup bersaing di pasar internasional,” ucap Andre Mulyadi. (Maston/Foto: ist)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *