Car RacingHighlightRacing

MOMRC 2023 Tamat, Tahun 2024 Ada Kelas Baru?

Mercedes One Make Race Championship (MOMRC) 2023 yang menjadi bagian dari ISSOM sudah memasuki putaran terakhir pada Minggu, 19 November 2023 lalu.

Autoride – Musim 2023 menjadi tahun yang berat bagi para promotor balap yang turut andil di gelaran begengsi ISSOM. Begitu juga dengan yang dialami Iswachyudi selaku Promotor MOMRC. Jumlah peserta yang fluktuatif membuat pusing tujuh keliling.

Sepanjang tahun 2023, MOMRC menjalani balapan sebanyak 7 putaran (1 seri Indonesia Auto Speed Festival by Gazpoll). Sepanjang 7 seri tersebut, jumlah peserta yang ikut balapan memang tidak stabil alias naik turun.

Your Community Partner

“Jujur MOMRC 2023 ini adalah sebuah langkah yang sangat berat yang harus kita jalani. Sebagai manusia biasa tentu kita tidak luput dari salah. Setiap kali menghadapi sebuah seri, kadang-kadang kita dihantui rasa gelisah,” buka Iswachyudi.

Yudhi, Promotor balap MOMRC

“Jujur karena ada penurunan peserta, itu yang menjadi sebuah kekhawatiran. Tapi kita tetap harus konsisten dan tidak boleh putus. Di sini kita tatp harus jalan, seberat apapun dan seberapa berat kaki melangkah,” imbuh pria yang akrab disapa Yudhi.

Meski begitu, Yudhi tetap tegar dan tegap. Dirinya menyebut, pada akhirnya sebagai penyelenggara harus menyadari bahwa tahun 2023 ini ternyata tahun yang sangat berat untuk semua lini, baik dari pembalap, mekanik, dan lainnya.

“Kita tetap mencoba untuk terus berpromo kepada teman-teman, dan responnya sangat bagus. Dan di putaran terakhir ini grafik jumlah pembalap mulai naik (ada 17 starter). Semoga ini menjadi semangat baru dan menjadi dopping untuk tahun 2024. Kita akan terus berusaha mempromosikan dan kita akan mulai memikirkan strategi lain untuk meningkatkan jumlah peserta,” jelasnya.

Your Community Partner

Sementara itu, untuk regulasi, Yudhi menyebut pihaknya akan melakukan evaluasi dengan tujuan agar lebih sempurna. Bahkan Yudhi menyebut tidak menutup kemungkinan akan ada kelas baru yaitu FFA.

“Regulasi akan kita bahas dan duduk bareng dengan para pembalap. Kita akan tanyakan kepada peserta, regulasi yang ada saat ini apakah akan ada penambahan atau pengurangan. Kita juga ada wacana tahun depan akan kita buat kelas baru FFA, Kelas Avantgarde tetap ada. Dua kelas tersebut akan menjadi kelas neraka,” pungkas Yudhi.

Dibukanya kelas FFA tak lain untuk menampung para pembalap yang menggunakan mobil-mobil balap spek tinggi seperti memakai silinder lebih besar, misalnya saja V8. Namun begitu, Yudhi menegaskan perihal kelas baru ini masih akan dibahas lebih detail saat pembasahan regulasi nanti.

Di ujung bincang bincang kami, sang promotor pun berpantun “Enam putaran telah kita lalui bersama. Kami adalah manusia biasa yang tak luput dari salah. Jelang balap hati terkadang berselimut rasa gelisah. Pikiranpun dihantui rasa resah. Bersatu antara senang, susah dan pasrah.Tapi langkah kami tak akan lelah. Kami tak akan menyerah. Apalagi harus kalah. Kami yakin selalu ada sinar cerah. Yang membuat MOMRC selalu meriah.”( Maston/Foto: Dok. MOMRC)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *