Car NewsHighlightNews

Nissan GT-R R35 Resmi Stop Produksi

Pemesanan Nissan GT-R R35 telah resmi ditutup. Tanpa adanya pengganti yang terlihat dan keuangan Nissan yang tidak menentu, ini mungkin akan menjadi akhir dari mobil sport legendaris itu.

Autoride – Nissan mengambil langkah mengejutkan dengan mengumumkan akan menghentikan produksi GT-R R35. Namun bagi para sebagian penggemar otomotif, bisa jadi ini bukanlah kabar yang mengejutkan. Pasalnya, penghentian produksi R35 sudah diperkirakan banyak pihak.

Sebelumnya, produksi GT-R untuk Amerika Utara juga telah berakhir pada Oktober 2024, dengan varian T-Spec Takumi dan Skyline sebagai edisi terbatas untuk model terakhir. Bahkan di Australia dan Selandia Baru, pesanan R35 terakhir pada Oktober 2021. Sedangkan pengiriman di Eropa dan Inggris selesai pada Maret 2022.

Your Community Partner

Nissan GT-R pertama kali dikeluarkan di Jepang pada tanggal 6 Desember 2007. Setelah sebelumnya pada tahun 2001 dan 2005 lebih dulu muncul dalam versi konsep.

Kemudian meluncur di Amerika Serikat pada tanggal 7 Juli 2008, dan baru diluncurkan di seluruh dunia pada bulan Maret 2009. Di Indonesia Nissan GT-R secara resmi diluncurkan pada 7 Juli 2008. Nissan GT-R merupakan penerus dari jajaran Skyline GT-R. Karena mesin dan sistem transminsinya merupakan buatan tangan pekerja terlatih, produksi Nissan GTR dibatasi menjadi 1000 unit per bulan.

Antara tahun 1969 hingga 1974, dan antara tahun 1989 hingga 2002, Nissan mencoba memproduksi versi mobil berperforma tinggi dari jajaran Skyline, yang kemudian disebut sebagai Nissan Skyline GT-R.

Sama seperti Skyline GTR sebelumnya, Nissan GTR merupakan mobil sport berpenggerak empat roda dan menggunakan mesin 6 silinder twin-turbo. Warisan dari Skyline GTR terlihat jelas dari desain lampu belakangnya yang membulat.

Your Community Partner

Bedanya, walaupun masih memakai mesin 6 silinder twin-turbo, mesin Skyline GTR yang legendaris, RB26DETT, telah diganti dengan mesin VR38DETT yang berkonfigurasi V serta dengan isi slinder yang lebih besar, yaitu 3.800cc (sebelumnya, RB26DETT mempunyai kapasitas 2.600cc).

Nissan GT-R, walaupun tidak lagi mencantumkan nama “Skyline” lagi, masih termasuk dalam generasi penerus mobil sport Nissan Skyline GT-R. Oleh sebab itu juga, kode sasisnya CBA-R35 (DBA-R35 untuk model 2013), atau biasa disebut R35, dan oleh sebab itu juga, mobil ini sering dipanggil oleh sebutan yang aslinya dipersembahkan untuk Nissan Skyline GT-R BNR32, yaitu The Godzilla.

Shiro Nakamura, kepala desain Nissan, mengatakan bahwa desain Nissan GT-R terinspirasi dari seri robot raksasa Gundam. Nakamura juga menyatakan GT-R adalah mobil unik karena bukan berasal dari salinan mobil sport yang dirancang di Eropa, melainkan benar-benar mencerminkan kebudayaan Jepang.

Nakamura mencatat bahwa garis persegi dan ventilasi GT-R dipengaruhi oleh desain robot Gundam. Desainer Nissan Amerika memahat tiga perempat belakang kendaraan, sementara desainer Eropa memahat garis atap.

Polyphony Digital, pencipta seri video game balap Gran Turismo, terlibat dalam pengembangan nilai GT-R itu sendiri, yang telah dikontrak untuk merancang tampilan layar dasbor multifungsi GT-R.

Sementara itu, Nissan akan terus memproduksi GT-R35 yang telah dipesan, dan kemudian mobil sport ikonik itu akan berakhir. Semoga saja ini bukan perpisahan selamanya, alias akan lahir versi berikutnya. (Maston/Foto: Car & Driver)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *