Ocktane Racing School Andalkan 9 Pembalap di LENKA Shaquille Ngabuburace
Ocktane Racing School menurunkan 9 pembalap cilik di event bergengsi LENKA Shaquille Ngabuburace, Sabtu, 16 Maret 2024.
Autoride – Sempat vakum selama satu tahun pada musim 2023 lalu, kini ajang balap khusus pembalap-pembalap cilik Indonesia kembali digelar oleh LENKA Indonesia. Mengawali gelaran di tahun 2024, penyelenggara melakukan pemanasan dengan mengadakan balapan bertajuk LENKA Shaquille Ngabuburace. Tim balap asal Bandung, Jawa Barat, Ocktane Racing School menyambut positif gelaran ini dengan menurunkan 9 pembalap sekaligus.
“Di event kali ini saya hanya turin dengan 9 pembalap saja. Sedikit karena terkendala di bulan puasa. Biasanya di luar bulan puasa bisa lebih dari 20 pembalap,” buka Arie Ocktane, pemilik Octane Racing School saat berbincang dengan Tim Autoride.
Dalam event balap yang dilangsungkan di Sirkuit Lamtoro di Pulogadung Trade Center (PTC), Jakarta Timur tersebut, Arie menyebut timnya hampir turun di semua kelas yang dilombakan. Targetnya pun tak main-main. Dirinya memberikan arahan kepada para pembalapnya untuk bisa meraih podium pada kelas-kelas yang diikutinya.
“Turun di hampir semua kelas. Target di final bisa dapat hasil maksimal. Yang paling berpeluang adalah Hanin Cinonk, pembalap cilik wanita dari Bandung yang saat ini masih berusia 7 tahun. Hanin turun di kelas rookie up, rookie under dan pro under. Di semua kelas berpeluang posisi 1 maupun 2,” tegas Arie.
“Event balap seperti ini yang rutin diselemggarakan oleh LENKA saya rasa sangat diperlukan. Karena dengan adanya event balap yang fokus pada pembalap-pembalap cilik, akan bisa menelurkan bibit-bibit pembalap baru di Indonesia,” sambung Arie.
Sementara itu, Ocktane Racing School sendiri merupakan sekolah balap yang berdomisili di Bandung, Jawa Barat. Kini memiliki sebanyak 24 anak didik, mereka adalah para pembalap cilik berusia 4 sampai 10 tahun. Selain itu juga ada 5 pembalap dewasa dengan usia 12 hingga 16 tahun. Kebanyakan pembalap dari Bandung. Dari luar pulau ada dari Bali, Palembang, Aceh, Jatim, dan Jateng.
Untuk bisa mendapatkan berbagai pelatihan balap di Ocktane Racing School, setiap murid dikenakan biaya Rp. 2,1 juta selama satu bulan dengan 8 kali pertemuan. Selain itu mereka akan mendapatkan fasilitas latihan di sirkuit, coaching, kru mekanik saat latihan. Menariknya, meski belum ada mess, untuk anak didik dari luar pulau bisa menginap di rumah pribadi Arie tanpa dikenakan biaya tambahan alias gratis.
“Untuk latihan dalam seminggu sebanyak dua kali, rutin setiap hari Rabu dan Sabtu. Latihan berupa fisik, renang, lari, sepedaan ada juga gym. Latihan balapnya di Sirkuit Zone 73 Bandung,” pungkas Arie. (Maston/Foto: Tono)





