Car RacingHighlightRacing

Pesan Heru Eurostar Racing Team Untuk Pembalap dan Mekanik Jelang Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 Kertajati

Guna mendapatkan hasil terbaik, Eurostar Racing Team telah melakukan persiapan jelang Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 Kertajati.

Autoride – Bertajuk Grand Kertajati Aerocity Sprint Rally Festival Gravel Fair 2025, event yang masuk dalam rangkaian Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 ini dipastikan akan diikuti oleh para pereli dari berbagai penjuru Indonesia. Salah satunya tim asal Jakarta, Eurostar Racing Team yang siap melahap ganasnya persaingan Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Kertajati.

Untuk menghadapi Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 yang akan diselenggarakan pada 19-20 April di Sirkuit Grand Kertajati Aerocity, Majalengka, Jawa Barat, Heru Rubyanto sebagai owner tim juga telah melakukan survei trek. Menurutnya, Sirkuit Grand Kertajati Aerocity hadir dengan karakter tanah lembek.

Your Community Partner

Pangarang Racing Team Indonesia, IMI Jawa Barat dan Grand Kertajati Aerocity sebagai penyelenggara menyebut untuk putaran perdana 2025 ini, menyajikan track gravel dengan karakter Medium to High Speed dan sangat menantang.

“Saya lebih banyak ngasih tahu ke tim untuk lebih hati-hati ngadepin treknya. Karena menurut saya treknya agak tricky, dibilang lembek banget juga belum tahu karena saat survei begitu tanah saya injek itu ambles. Kalau tiba-tiba hujan deres, trek Kertajati bisa lebih parah dari trek di Jogja dan Bali,” ujar Heru.

Eurostar Racing Team siap tampil di Putaran 1 Kejurnas Sprint Rally 2025 Kertajati

“Yang kalau hujan deres bener-bener mobil gak bisa jalan dan harus bener-bener jago banget nyetirnya. Itu yang kita harapkan anak-anak bisa menguasai, jujur sebenarnya sekalian mereka belajar supaya tahu kalau di hujan treknya seperti ini, trek licin begini, trek lumpur begini. Jadi saya juga menghimbau ke mekanik untuk bener-bener nyiapin ban yang cocok untuk treknya dengan ban basah,” jelas Heru.

Trek yeng berdekatan dengan jalan tol Cipali juga membuat Heru menyesuaikan kebutuhan. “Kita atur kondisi mobil, kita sesuaikan dengan treknya, kepiawaian pembalap juga kita bantu ajarin karena rata-rata masih muda,” imbuhnya.

“Target di musim 2025 ini sesuai dengan konsep yang mau kita kejar adalah prestasi anak-anak muda, supaya lahir generasi baru dan bisa menjadi Juara Nasional. Kalau yang sudah senior datang dan bisa menang ya Alhamdulillah, karena kita memang fokusnya ke yang muda-muda.”

Your Community Partner

“Komposisi 50:50, pembalap muda kita kasih navigator senior begitu juga sebaliknya. Jadi yang muda-muda bisa belajar dari yang senior bagaimana cara menghadapi trek dan sebagainya,” pungkasnya. (Maston/Foto: ist)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *