Pulih dari Cedera, Wahyu Nugroho Jadi Andalan YRI di ARRC Mandalika 2024
Wahyu Nugroho menjadi satu-satunya andalan Yamaha Racing Indonesia (YRI) di Putaran 4 Asia Road Racing Championship (ARRC) Mandalika.
Autoride – Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) akan berjuang all-out untuk dapat meraih podium juara dalam rangkaian Putaran 4 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 di Sirkuit Mandalika Lombok, NTB, akhir pekan ini 27-28 Juli. Pada penampilannya di ARRC Mandalika kali ini tim YRI hanya menurunkan satu pembalap saja di Kelas Supersport 600 (SS600), yaitu Wahyu Nugroho.
Wahyu Nugroho yang menunggangi Yamaha YZF-R6 akan berjuang mendapatkan poin semaksimal mungkin di ARRC 2024 putaran Mandalika. Proses pemulihan cedera semakin membaik dan pekan lalu (20-21 Juli) sudah ambil bagian dalam Putaran 1 gelaran bLU cRU Yamaha Sunday Race (YRS) 2024 yang juga digelar di sirkuit Mandalika.
Saat ini Wahyu Nugroho berada di posisi ke-10 klasemen sementara Kelas SS600. Pastinya, sangat termotivasi di ARRC 2024 Mandalika untuk dapat meningkatkan posisinya.

”Saya sudah melakukan persiapan dan semangat untuk menghadapi round 4. Saya optimis meraih hasil terbaik bersama tim YRI di kelas SS600,” ucap Wahyu Nugroho yang juga adik dari freestyler Wawan Tembong.
Sedangkan rekan satu timnya, AM Fadly belum dapat mengikuti putaran ini karena masih dalam proses recovery atas cedera yang dialami beberapa waktu lalu. Penampilan AM Fadly akan digantikan petarung asal Jepang yaitu Kengo Nagao yang berada di urutan ke-7 klasemen sementara SS600.
Sementara di Kelas Asia Production 250 (AP250), Yamaha mengandalkan tiga pembalap yaitu M. Faerozi dan Arai Agaska. Dua pembalap tersebut akan bersanding dengan Candra Hermawan yang bakal tampil sebagai pembalap wildcard.
Menjadi penting bagi para teknisi tim YRI yang dikoordinir Wahyu Rusmayadi selaku manajer tim YRI untuk dapat menemukan set-up terbaik sehubungan kinerja mesin dan suspensi pada pacuan YZF-R3. Proses komunikasi dan evaluasi bersama diharapkan berjalan optimal sehingga memperoleh posisi starting grid yang potensial. (Maston/Foto: YRI)


