Car RacingHighlightRacing

Putaran 5 ISSOM 2022: Start Baris Belakang, David Djaja Mampu Torehkan Podium Juara

JFC Racing Team yang merupakan satu bagian dari Jazz Fit Club (JFC) ikut andil di balap ISSOM 2022 bersama David Djaja.

Autoride – Sejak musim balap 2021 lalu, JFC Racing Team mulai turun balap di Indonesian Sentul Series Of Motorsport (ISSOM). Sejak saat itu pula, tim ini mengandalkan pembalap muda David Djaja yang tampil di Kejurnas Indonesia Touring Car Race (ITRC) 1500.

“Komunitas kami sudah terbentuk mulai Agustus 2004. Saat ini memang sedang getol untuk ikut event balap. Kebetulan kita support untuk David Djaja yang juga merupakan member kita. Kita juga ada support dari CPNK Autowork yang juga bengkel rekanan JFC, dan JRZ Suspension Engineering. Divisi Racing ini baru kita bentuk sekitar 4 tahun lalu,” ujar Koko, Ketua Umum JFC.

Your Community Partner

David Djaja sendiri di putaran kelima Kejurnas ITRC 2022 tampil dengan hasil memuaskan. Pada balapan yang dilakukan di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat pada tanggal 1 – 2 Oktober 2022 lalu itu, pembalap dengan bendera Up 2 U Racing Team ini berhasil menorehkan podium setelah finish di posisi kedua (ke-7 overall).

Bisa mencapai podium kedua kali ini memang butuh perjuangan yang cukup panjang. Pasalnya, David harus memulai balapan dari barisan belakang akibat terkena penalti karena melakukan kesalahan saat babak kualifikasi.

-> Modifikasi Moto Guzzi New V7 Stone Bergaya Scrambler Racikan Gearhead Monkey Garage

David Djaja

“Untuk balapan kali ini sebenarnya kita kualifikasi dapat posisi start ke-8 (overall). Tapi karena track limit jadi kena hukuman dan terpaksa start dari grid 16, hampir paling belakang. Kalau di kelas yang saya ikuti start dari posisi 4,” buka David.

Your Community Partner

“Pas balap saya cari celah bagaimana caranya maju ke depan, untungnya saat balap kondisi aspalnya sedikit licin karena habis hujan. Jadi faktor-faktor belok, titik rem, titik buka gas itu berbeda dengan saat kualifikasi. Jadi ada beberapa pembalap yang masuk gravel dan akhirnya saya bisa ke depan,” sambungnya.

Sempat memimpin balapan selama beberapa lap di kelasnya. Namun karena fight dengan yang lain jadi mental ke belakang. Atur strategi menjadi kunci bagi David untuk tetap bisa memberikan perlawanan kepada para pesaingnya. “Strategi harus fokus, saat ada celah langsung masuk,” singkatnya.

-> Main Game YGEC 2022 Berhadiah Motor

David Djaja

Harus memulai balapan dari barisan grup belakang ternyata bukan satu-satunya hambatan yang dihadapi David. Pembalap dengan nomor balap 10 ini merasa mobil balapnya masih kurang mumpuni untuk trek lurus. Alias masih kalah saing dengan kompetitor.

“Selama lima seri kendala kita di power mesin, di belokan kalau kita lihat dari data dan video sih sudah oke dan bahkan kadang lebih kenceng dari yang lain. Hanya saja masih ketinggalan di trek lurusnya,” keluh David yang tampil mengandalkan mobil balap Honda Jazz.

Sementara itu, David sendiri saat ini masih mengenyam bangku sekolah. Dirinya mulai terjun balap sejak 2021 di kelas ITRC non kejurnas dan musim 2022 ini di kelas Kejurnas ITRC 1500. Untuk mencapai hasil terbaik pada setiap putarannya, tim ini juga mengandalkan Sunny TS sebagai mentor dan juga berperan sebagai peracik strategi. (Maston/Foto: Dok. Up 2 U Racing Team)

-> Drift Camp Kembali Digelar Oleh Indonesian Drift Community (IDC) Setelah Absen 2 Tahun

David Djaja

David Djaja

David Djaja
Koko, Ketua Umum JFC
David Djaja
David Djaja (baju balap merah) saat naik podium
Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *