ApparelHighlightNew Product

RidingStyle, Produk dari Bandung Ini Jadi Official Merchandise Gresini Racing

Banyak brand Indonesia yang sudah mendunia di ajang balap. Salah satunya adalah produk asal Bandung, RidingStyle besutan Tedy Suryadi.

Autoride – Tak sedikit brand asal Indonesia yang mendunia lewat Kejuaraan Dunia Balap Motor, baik itu pada kategori MotoGP, Moto2, Moto3, maupun MotoE (motor listrik). Salah satu dari sekian banyak adalah RidingStyle (RS), besutan Tedy Suryadi.

Ya, RidingStyle (RS) yang merupakan produk asli Bandung, Jawa Barat ini menjadi technical supplier tim balap asal Italia, Gresini Racing untuk seragam tim. Selain itu juga dipercaya sebagai pemegang lisensi tunggal untuk penjualan merchandise tim . Produknya sendiri ada polo-shirt, kaos, fleece jaket, winter jaket, dan topi.

Your Community Partner

“RidingStyle itu saya sengaja ciptakan karena memang kebutuhan riders di kategori racing look itu tinggi sekali. Permasalahan di Indonesia kembali ke masalah originalitas. Banyak produk di racing look yang banyak KW atau varian tiruannya,” buka Tedy Suryadi, Owner RidingStyle.

“Sedangkan saya punya channel dengan Gresini Racing, punya sebuah tiket eksklusif, kepercayaan. Saya dengan Gresini sudah kayak temen, karena Gresini walaupun Italia tapi suasana kekeluargaan. Enam tahun saya bersama Gresini, dia percaya. Ketika mereka mau melangkah ke MotoGP, ini mau gimana. Akhirnya saya bikin RidingStyle,” jelasnya.

RidingStyle - 1
Tedy Suryadi, Founder RidingStyle (RS)

Atas dasar tersebut, Tedy butuh brand baru yang memang segmen utamanya racing look original sebagai partner Gresini Racing. Di tahap awal ini, RidingStyle hanya fokus di official merchandise dari kelas Moto3, Moto2, dan MotoE. Adapun untuk tim Aprilia, saat ini RidingStyle baru dikasih kesempatan untuk memproduksi VIP hospitality (topi).

Selain itu, RidingStyle juga punya produk lainnya (tipikal casual riding) untuk mengcover kebutuhan para riders saat berkendara. “Apakah kedepannya RidingStyle akan berbicara technical riding, pasti iya. Karena kalau sudah ngomongin racing look mimpi terbesarnya punya wearpack. Tapi di masa pandemi ini teddy harus bersabar untuk 5 – 10 tahun kedepan. Sembari melihat bagaimana animo masyarakat ke level techincal riding,” jelas Tedy.

Meski RidingStyle hadir dengan kualitas dunia, namun Teddy tetap menjualnya dengan harga terjangkau. Paling mahal ada di winter jaket yang bisa digunakan di cuaca 5 derajad celcius dengan harga 700 ribuan. Kategori polo Rp275 ribu, jaket fleece R473 ribu, dan topi Rp165 ribu.

RidingStyle - 5
Produk lainnya (tipikal casual riding) untuk mengcover kebutuhan para riders
Your Community Partner

Sementara soal desain, Teddy menyebut jika semua produknya merupakan racikan dari Drudi Performance. Jadi semua yang mendesain adalah Drudi Performance, bukan dari riding style. copyright untuk desain ada di Drudi Performance.

“RidingStyle diberikan kesempatan untuk menelaah desain gambarnya Drudi menjadi gambar garmen, diterjemahkan ke pola jadilah produk. Bahan 100 persen sama dengan yang dipakai tim Gresini. Yang beda hanya di logo, kalau yang digunakan oleh tim ada logo Moto2, Moto3, atau MotoE, tapai yang dijual tanpa logo tersebut,” tegas Tedy.

Tedy menyebut, semua material termasuk hologram originalitas by Gresini Racing. Bahkan untuk hologram, juga Tedy beli langsung dari Italia. “Jadi bisa dipastikan kalau tidak ada hologram ini adalah produk palsu,” pungkas Tedy saat dijumpai Autoride di gelaran Jakarta Helmet Exhibition (JHE) 2021. (Maston/Foto: Tono)

RidingStyle - 6
Semua desain diberikan oleh Drudi Performance

RidingStyle - 2

RidingStyle - 3
Hologram yang langsung dibeli ke Italia

RidingStyle - 4
Khusus desain topi, Gresini Racing memberikan keleluasaan kepada RidingStyle (RS)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *