HighlightNew ProductSpareparts & Accessories

RUSAL Produksi Velg dari Aluminium Daur Ulang

Pada sektor otomotif, RUSAL telah mengembangkan dan sukses meluncurkan produk baru yaitu velg atau PeFA (Primary Equivalent Foundry Alloys)

Autoride – Velg Garapan RUSAL mengandung hingga 30 persen aluminium daur ulang, memenuhi secara penuh standar OEM (Original Equipment Manufacturer) dan syarat industri saat ini. Perusahaan juga berencana meningkatkan kandungan aluminium daur ulang hingga 40 persen pada 2028.

Topik mengenai aluminium rendah karbon menjadi sorotan pada Carbon Digital Conference 2024, yang berlangsung 9-11 Desember lalu di Jakarta. Konferensi ini menghadirkan pembicara kunci yaitu Ketua Dewan Pembina Indonesia Carbon Trade Association dan Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bambang Soesatyo yang menekankan posisi strategis Indonesia sebagai pemain utama dalam pasar karbon global.

Your Community Partner

Saat konferensi, turut hadir RUSAL, produsen aluminium rendah karbon terbesar di dunia, yang melacak dan mensertifikasi emisi Aluminium Rendah Karbon. Perwakilan perusahaan yaitu Kevin Kong Wen Hao, Representative Director RUSAL untuk Asia Tenggara dan Taiwan berbicara tentang kontribusi perusahaan dalam mengurangi emisi karbon baik secara domestik maupun skala dunia.

“Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan pemimpin dunia untuk pasar berkembang, Indonesia memegang posisi penting pada ekonomi karbon global. Melalui statusnya sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia mewakili pasar berkembang yang strategis bagi RUSAL, terutama untuk sektor terkait pembangunan berkelanjutan.”

Pada konteks ini, menurut perwakilan RUSAL, sektor bahan kebutuhan konsumen dan otomotif dilihat sebagai yang akan pertama mengadopsi aluminium rendah karbon. Permintaan pasar terhadap aluminium ini diprediksi tumbuh signifikan hingga 2033.

Dengan kandungan aluminium pada baterai kendaraan listrik lebih dari 30 persen, menggunakan aluminium rendah karbon menjadi sangat penting untuk mengurangi emisi Scope 3, dengan potensi mengurangi emisi total dari baterai kendaraan listrik setidaknya 13 persen.

Your Community Partner

Saat konferensi ini, RUSAL juga menyampaikan beberapa inovasi terkini perusahaan terkait pengolahan aluminium rendah karbon seperti PeFA (Primary Equivalent Foundry Alloys), yang mengandung hingga 30 persen aluminium daur ulang; dan penggantian anoda karbon tradisional ke anoda inert yang justru mengeluarkan oksigen alih-alih karbon dioksida. (Maston/Foto: ist)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *